Berita Banjarbaru

Sekolah Baru di Banjarbaru ini Padukan Teknologi dengan Alquran

Peresmian gedung SMP Islam Terpadu Hidayatul Quran Boarding School dan peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama

Sekolah Baru di Banjarbaru ini Padukan Teknologi dengan Alquran
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Penandatanganan peresmian gedung SMP IT HQ Boarding School di Guntung Harapan Banjarbaru oleh wali kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Selasa (11/09/2018) 

BANJARMASINOST.CO.ID, BANJARBARU - Peresmian gedung SMP Islam Terpadu Hidayatul Quran Boarding School dan peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama disambut baik oleh wali kota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani yang kali itu meresmikan dan meletakkan batu pertama, Selasa (11/09/2018).

Ia mengatakan senang dengan bertambahnya lembaga pendidikan baru terlebih juga mendukung visi misi Kota Banjarbaru sebagai Kota Berkarakter yang mencetak generasi yang tak hanya memiliki kecerdasan intelektual namun juga berkarakter.

"Insyaallah Pemko Banjarbaru siap membantu, mulai dari perizinan dan lain-lainnya," ujarnya dalam sambutan yang juga dihadiri Banjarmasinpost.co.id.

Baca: 12 Amalan Sunnah Bulan Muharram, Tahun Baru Islam 2018, Jadwal & Niat Puasa Asyura dan Tasuah

Pendidikan, terangnya, tak harus selalu berkiblat pada pemerintah.

Banyak lulusan yayasan dan pondok pesantren yang jauh lebih unggul dari sekolah pemerintah.

Membangun masyarakat, ucapnya lagi, tak selalu hanya dengan menguasai ilmu pengetahuan umum dan IT, namun juga menanamkan kecerdasan emosional dan spiritual.

"Banyak kejadian sesorang yang prestasi akademiknya bagus tapi tidak berhasil dalam kehidupannya," ujarnya.

Baca: Penerimaan CPNS Dibuka 19 September, Ada 100 Soal Tes CPNS, Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Visi misi SMP IT Hidayatul Quran yaitu qurani, berakhlak mulia, sederhana dan menguasai IT juga didukungnya.

Sementara ketua dewan yayasan Hidayatul Quran dan Teknologi Banjarbaru, H Mukhriansyah mengatakan saat ini SMP IT Hidayatul Quran sudah memiliki 64 siswa.

Sekolah khusus bagi pelajar laki-laki ini, jelasnya, dibangun atas doa dari orangtuanya yang berdoa di Makkah agar bisa membangun pondok pesantren.

Baca: Serupa Veronica Tan, Cara Ahok Ajak Bripda Puput Menikah, Vero: Diajak Kawin Tanpa Dipacarin

Ia mengatakan, generasi qurani siswa diwajibkan hafal Alquran minimal lima juz.

Sementara generasi yang menguasai IT diharapkan siswa mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan mahir dalam dunia IT misalnya mampu membuat aplikasi.

Sementara terkait pembangunan asrama jelasnya saat ini siswa masih tinggal di bangunan lokal yang disulap jadi asrama.

Namun kini dengan dimulainya pembangunan asrama maka siswa nantinya bisa tinggal di bangunan asrama.

"Baru kita buka kemarin antusias masyarakat besar, 64 itu masih ada 11 orang yang terpaksa tak bisa ditampung," ujarnya.

Sementara direktur pendidikan Yayasan Ukhuwah Banjarmasin, Khairani mengatakan SMP IT Hidayatul Quran memang berbeda daru sekolah biasanya.

Selain mengajarkan pengetahuan umum, SMP IT HQ juga mengajarkan pendidikan pondok, belajar kitab kuning, dan kekhasan SMP yaitu mengusasi IT.

Oleh karena itu sejak dini ilmu ICT juga sudah diajarkan.

"Sekarang saja mereka yang kelas satu ini sudag bisa corel dan membuat spanduk," ujarnya.

Kurikulum sekolah juga perpaduan antara kurikulum nasional dan pondok.

Terlebih pemerintah, sebut Khairani, merencanakan memasukkan kembali pelajaran IT di sekolah SMP di tahun depan.

Pada awalnya teknologi peradaban islam lebih maju di jaman dahulu dibanding kini.

Oleh karena itu dengan adanya kekhasan SMP IT HQ diharapkan akan mencetak genasi islam yang pandai dalam teknologi.

Banjarmasinpost.co.id /milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help