Berita Banjarmasin

Disperindag Sosialisasi Pasar Tradisional Tanpa Kresek, Bakul Direncanakan Untuk Diganti Bakul

Pemerintah Kota Banjarmasin berencana menyasar pasar tradisional untuk larangan penggunaan kantong plastik.

Disperindag Sosialisasi Pasar Tradisional Tanpa Kresek, Bakul Direncanakan Untuk Diganti Bakul
internet
Ilustrasi-kantong plastik buat belanja 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin berencana menyasar pasar tradisional untuk larangan penggunaan kantong plastik.

Hingga saat ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, sudah melakukan sosialisasi di dua pasar yakni Pasar Sentra Antasari dan Pasar Pandu.

"Sudah kami sosialosasikan pelarangan ini," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Khairil Anwar

Meski ditarget larangan akan diberlakukan pada Januari 2019 mendatang. Diakuinya, sebagian pedagangang melakukan penolakan.

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Baca: Link Live Streaming Japan Open 2018 Hari Kedua - Marcus/Kevin vs Rusia Main Pukul 15.00 WIB

Baca: Kekasih Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa Sindir Kriss Hatta Soal Hajar Hilda Vitria

Sebagian pedagang keberatan terkait larangan penggunaan kantong plastik dengan alasan dengan plastik semuanya menjadi simple.

"Kami usulkan menggunakan bakul. Harganya Rp3 ribu tapi bisa digunakan berkali-kali dan awat. Kalau kotor tinggal cuci," jelasnya.

Selain pedangang, menurutnya penting melakukan sosialisasi kepada pembeli. "Pembeli juga harus diberitahu soal larangan ini," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help