Berita Nasional

Hotman Paris Beri Pilihan Tegas Soal Aset Kemenpora yang Ada di Roy Suryo, Ini Rincian Asetnya

Pengacara kondang Hotman Paris kembali menanggapi kasus yang membelit Roy Suryo saat masih menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Hotman Paris Beri Pilihan Tegas Soal Aset Kemenpora yang Ada di Roy Suryo, Ini Rincian Asetnya
photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Hotman Paris Hutapea dan Roy Suryo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Polemik aset Kemenpora yang diduga masih dikuasai dan belum dikembalikan oleh Roy Suryo terus jadi bola panas.

Pengacara kondang Hotman Paris kembali menanggapi kasus yang membeli Roy Suryo saat masih menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Jika jumlah barang yang belum dikembalikan Roy Suryo sebelum menjabat sebagai Menpora berjumlah 3.226 unit.

Dikutip dari Tribunwow.com, Hotman Paris kembali menanggapi lewat unggahan video di Instagram-nya, @hotmanparisofficial, Rabu (12/9/2018)

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Baca: Reaksi Ustadz Abdul Somad Jawab Kecurigaan GP Ansor, Hingga Angkat Kaki

Dalam video tersebut Hotman mengatakan akan ada mediasi dari Kemenpora, tapi Hotman masih meragukan tindakan mediasi yang dimaksud Kemenpora.

"Tidak ada istilah mediasi dalam pengembalian aset negara," ucap Hotman di videonya.

"Hanya ada dua pilihan, aset itu dikembalikan atau proses penyidikan," lanjut Hotman.

Melalui video tersebut Hotman juga tidak mengerti kenapa Kemenpora tidak berani melaporkan terkait aset ke Kepolisian.

"Saya juga tidak mengerti, sudah hampir 4 tahun Kemenpora tidak berani lapor ke polisi," kata Hotman.

Lalu dalam video tersebut hotman juga menceritakan ada rakyat jelata yang rela menjadi kurir narkoba hanya untuk membiayai pernikahan anaknya.

Video yang diunggah Hotman Paris itu sudah dilihat lebih dari 27 ribu dan disukai lebi dari 3 ribu warganet.

Rincian Lengkap Aset

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menghebohkan publik dengan beredarnya surat tagihan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Dari surat itu diketahui bahwa Roy Suryo belum mengembalikan ribuan aset negara.

Surat dengan kop Kemenpora yang tertanggal 3 Mei 2018 itu berisi imbauan agar Roy segera mengembalikan sejumlah barang.

Barang milik negara (BMN) yang belum dikembalikan Roy Suryo tepatnya berjumlah 3.226 unit.

Baca: SBY Disebut Perintahkan Politik Dua Kaki Jelang Pilpres 2019, Andi Arief : Aneh Kalo Cuma Satu Kaki

Baca: Reaksi Rizky Febian Saat Sule Bilang Gimana Ki, Sekarang Ada yang Baru?

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan barang milik negara yang belum dikembalikan Roy mencapai Rp 9 miliar.

"Enggak sampai (ratusan miliar)," kata Imam dilansir TribunJatim.com dari Kompas.com, Jumat (7/9/2018).

"Setau saya antara Rp 8 hingga Rp 9 miliar." tambahnya

Imam Nahrawi mengaku tak begitu ingat barang apa saja yang belum dikembalikan Roy Suryo.

Namun, yang ia ingat jelas salah satunya adalah kamera.

"Saya tidak detail ya. Hanya kamera yang saya ingat," katanya.

Imam mengungkapkan hingga saat ini Roy Suryo belum merespon surat permintaan pengembalian barang itu.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Indosiar PSMS vs PSIS di Pekan 21 Liga 1 2018 - Duel Tim Papan Bawah

Padahal, surat tersebut telah dikirim sejak Mei 2018 lalu.

"Sejauh ini memang belum ada respons, ya," ujar Imam.

Meski begitu, Imam mengakui bahwa tak ada batas waktu bagi seseorang untuk mengembalikan barang milik negara.

"Pokoknya yang penting dikembalikan. Sampai kapan pun, ya," ujar Imam.

Soal apakah akan ada sanksi terhadap mereka yang tidak mengembalikan barang milik negara, Imam merasa tidak berwenang menjelaskan itu.

Ia mengatakan, mungkin Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang lebih berwenang menjawab hal tersebut.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2018, Rabu (12/9), Borneo FC vs Persija, PSMS vs PSIS Live Indosiar

Imam mengaku tetap berpikir positif Roy akan mengembalikan barang milik negara yang digunakannya semasa menjabat sebagai Menpora.

Dilansir Bangka Pos dari TribunJatim.com dari TribunJateng.com, ada berbagai barang dengan beragam harga yang belum dikembalikan Roy.

Mulai yang harganya jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Di antaranya seperti:

1. Peralatan antena SHF/parabola jenis Jack 7 200 seharga Rp 36,5 juta.

2. Lensa Accam Lens NKN afs 200-400 Rp 80,8 juta.

Baca: Jawaban Cak Nun Soal Pilih Prabowo-Sandiaga Uno Atau Joko Widodo-Maruf Amin di Pilpres 2019

3. Matras seharga Rp 4 juta

4. Pompa air Rp 20 juta

5. Karpet impor Turki Rp 69,4 juta

6. Kamera digital Nikon D3X Rp 65,3 juta

7. Komponen alat pemancar senilai Rp 106,8 juta

Jika ditotal, jumlah ketujuh barang itu mencapai Rp Rp 382,2 juta.

Barang-barang itu juga hanya tujuh dari 3.226 barang yang belum dikembalikan Roy Suryo.

Selain itu, Roy Suryo rupanya mendapaytsalinan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan rincian Daftar BMN Yang Belum Dapat Diinventarisasi Di Rumah Dinas Jabatan Menteri Tahun 2013-2014.

Dalam salinan tersebut aset Kemenpora yang belum dikembalikan oleh Roy terdiri dari 108 jenis.

Mulai dari kamera digital, lensa kamera, peralatan studio gambar, sepatu bot, hingga perkakas rumah tangga seperti tang, gergaji, gunting plat, blender, setrika, tangga alumunium, hingga lampu, senter, dan obeng.

Jenis aset yang paling banyak jumlahnya dan belum dikembalikan adalah alat kantor sebanyak 784 item. Barang-barang itu misalnya terdiri dari senter, jas hujan, tang, kabel, palu, lampu emergency, radio, kipas angin, pompa air, power bank, dan printer. Total nilai 784 item tersebut adalah Rp424.321.500.

Jenis barang yang paling mahal per item adalah:

- Springbed King Koil+Bantal seharga Rp 175.725.000

- Lensa Nikon used AFS 400mm seharga Rp94.980.000

- Lensa kamera merk Accam lens NKNafs 200-400 seharga Rp 80.850.000.

Sedangkan barang termurah per item adalah:

- CCTV Cable Video 25m seharga Rp15.000. Total jumlah barang ini ada 14 unit atau senilai total Rp210.000

- Lamp holder 14-E276 cm yang juga seharga Rp15.000.

Untuk jenis aset yang paling mahal berdasarkan nilai total barang adalah

- Lensa kamera yang berjumlah 210 unit senilai Rp2.154.130.000

- Camera digital sebanyak 208 buah senilai Rp1.497.730.000

- Peralatan studio gambar lainnya sebanyak 262 item senilai Rp1.335.486.000.

Sehingga, jika dihitung ada barang-barang berjumlah Rp 8,6 miliar yang belum terdeteksi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kuliah Subuh Hotman Paris: Saya Tidak Mengerti Mengapa Kemenpora Tidak Berani Melapor Polisi

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help