Berita Kalteng

Jalan Bukitrawi Menurun dan Rawan Banjir Karena Didominasi Rawa Gambut

Kementerian PUPR dan Satker P2JN hingga, Rabu (12/9/2018) masih melakukan pengkajian untuk pembangunan jalan di Desa Bukitrawi Pulangpisau

Jalan Bukitrawi Menurun dan Rawan Banjir Karena Didominasi Rawa Gambut
banjarmasin post group/ faturahman
Jalan Desa Bukitrawi Pulangpisau ini penghubung jalan darat antara Palangkaraya- Buntok, Muara Teweh, Tamiyang Layang, Puruk Cahu, Gunungmas hingga Banjarmasin, Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PULANGPISAU - Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Satuan Kerja Perencana dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN), hingga, Rabu (12/9/2018) masih melakukan pengkajian untuk pembangunan jalan di Desa Bukitrawi Pulangpisau, Kalteng.

Ini, karena jalan sejauh lima kilometer tersebut setiap tahun saat musim penghujan selalu terendam air akibat luapan Sungai Kahayan sehingga tiga kilometer jalan penghubung Palangkaraya -Buntok hingga, kabupaten lainnya di DAS Barito tersebut, menggaggu pengguna jalan.

Kepala PUPR Kalteng, Salahuddin  mengungkapkan, jalan nasional tersebut terendam akibat tekstur jalan tersebut merupakan jalan gambut, sehingga mengalami penurunan dan mudah terendam air saat sungai meluap.

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Baca: Jadwal & Live Streaming Japan Open 2018, Hari Ini Rabu (12/9/2018), Marcus Gideon-Kevin Sanjaya Main

"Jalan tersebut pada saat tertentu tidak berfungsi dengan baik dikarenakan terdapat daerah rawan banjir. Trase jalan mengalami penurunan dikarenakan konstruksi jalan berada diatas tanah gambut dan rawa dengan ketebalan gambut 6- 10 meter," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, konstruksi jalan juga terletak pada muka air banjir dan berjarak kurang lebih 1-2 km dari Sungai Kahayan."Apabila debit sungai Kahayan tinggi akibat hujan dengan intensitas sedang berat maka sekmen jalan ini akan terendam banjir,"ujarnya.

Baca: Ustadz Abdul Somad Buka-bukaan Kronologi Dugaan Intimidasi yang Berujung Batal Ceramah

Baca: Reaksi Ustadz Abdul Somad Jawab Kecurigaan GP Ansor, Hingga Angkat Kaki

Sementara itu, beberapa pengguna jalan berharap agar pemerintah mencari solusi terkait banjir yang melanda jalan tersebut sehingga saat musim penghujan dalam bulan kedepan tidak terendan banjir.

"Kami selalu terganggu saat bepergian ke Gunungmas atau ke Buntok, sehingga berharap jalan bisa dibangun agar tak terendam banjir,"ujar Arham, warga Gunungmas. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help