Pilpres 2019

Kepala Daerah Asal PKS, Gerindra, PAN, dan Demokrat Tidak Masuk Timses Prabowo-Sandiaga?

Kepala Daerah Asal PKS, Gerindra, PAN, dan Demokrat Tidak Masuk Timses Prabowo-Sandiaga Diusulkan Ketua DPP PKS

Kepala Daerah Asal PKS, Gerindra, PAN, dan Demokrat Tidak Masuk Timses Prabowo-Sandiaga?
kompas.com
Prabowo Subianto saat mengumumkan Sandiaga Uno sebagai pendampinginya pada Pilpres 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kepala Daerah Asal PKS, Gerindra, PAN, dan Demokrat Tidak Masuk Timses Prabowo-Sandiaga Diusulkan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.

Mardani Ali Sera memberikan usulan terkait tim kampanye nasional/ timses untuk pasangan capres-cawapres yang diusung partainya, Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019

Hal ini diungkapkan Mardani melalui Twitter miliknya, @MardaniAliSera, Rabu (12/9/2018).

Mardani mengatakan jika dirinya telah berdiskusi dengan timnya untuk tidak memasukkan pada Kepala Daerah dari partai koalisi pendukung Prabowo untuk menjadi TKN.

Baca: Tips Menjawab Soal Tes CPNS dengan Cepat dan Benar, Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Baca: Hasil Japan Open 2018 Hari Kedua - Fajar/Rian Melaju ke Babak Kedua, Kalahkan Wakil Malaysia

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Indosiar Borneo FC vs Persija Liga 1 Pekan 21, Macan Tanpa Dua Pilar

Dikarenakan, Kepala Daerah diminta untuk fokus mengurusi pelayanan di daerahnya masing-masing.

"Saya sudah diskusikan ke Tim agar kepala daerah asal @PKSejahtera @Gerindra @Official_PAN @PDemokrat tidak masuk Tim Kampanye Prabowo-Sandi.

Biarkan mereka fokus mengurus masyarakat yg saat ini sedang byk kesulitan. Krn terlibat timses berbulan2 akan menggangu kinerja pelayanan," ujar Mardani.

Selain itu, ia juga menambahkan jika semua masuk jadi timses maka rakyat akan ditinggal oleh para pimpinannya.

"Pada saat kondisi negara yg serba sulit, siapa yg fokus urus negeri ?.

Karena semua berbondong2 masuk Timses, Menteri, Atasan menteri, Pengusaha, Kepala daerah. Dll.

7 bulan nanti masa2 rakyat ditinggal pimpinannya, krn sibuk pilpres. Semua dikerahkan krn panik akan pergantian ?," tambahnya.

Sementara itu, diberitakan dari Kompas.com, dari kubu petahana pasangan Jokowi-Maruf, Wakil Ketua Tim Kampanye, Abdul Kadir Karding menyatakan, pihaknya akan menampung beberapa kepala daerah dari Partai Demokrat yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Karding mengatakan, di struktur Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, ada struktur tim kampanye daerah yang perlu pengarahan para kepala daerah.

Karena itu, para kepala daerah dari Demokrat bisa mengisi posisi tersebut.

"Jadi gini, di TKN (Tim Kampanye Nasional) maupun di TKD (Tim Kampanye Daerah) itu posisi gubernur itu, menurut aturan KPU juga enggak bisa jadi ketua tim. Tetapi mereka, beliau-beliau ini kami tetapkan, kami tempatkan di yang namanya pengarah teritorial," kata Karding di Kantor Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Gedung High End, Menteng, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Nantinya, mereka selaku pengarah teritorial bertugas memberikan saran dan arahan kepada tim kampanye di daerah.

Karding mengatakan, ia telah menjalin komunikasi dengan beberapa kepala daerah dari Demokrat yang telah menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf untuk mengisi posisi tersebut.

"Satu, dua kami komunikasikan," lanjut Karding.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani.

"Kami terus berkomunikasi dengan banyak tokoh. Mereka nanti bisa di TKN atau di TKD Provinsi," kata Arsul.

Sementara kubu Prabowo-Sandiaga melalui, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, partai koalisi saat masih mematangkan struktur tim kampanye atau tim pemenangan.

Susunan final akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum pada 20 September 2018.

“Progress-nya hampir selesai ya. Lagi terus dimatangkan. Nanti tanggal 20 (September) akan diumumkan oleh Pak Prabowo dan Bang Sandi dan langsung didaftarkan di KPU,” kata Andre saat dihubungi, Selasa (11/9/2018) malam.

Andre mengatakan, pembagian posisi di struktur tim sukses Prabowo-Sandiaga sudah merata ke semua parpol koalisi.

Seluruh parpol mitra koalisi yakni Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, dan Demokrat sudah mengirimkan nama-nama untuk diisi di setiap direktorat tim kampanye.

"Sudah diisi ada di beberapa direktorat, kan struktur sudah jadi. Daftar yang sudah dikirimkan parpol mitra koalisi dimasukkan di masing-masing direktorat,” kata Andre. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Editor: Murhan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved