Berita HSS

Ketua Komisi II DPRD HSS : Perlu Solusi dari Pemerintah Agar Warga Tidak Kembali Menyetrum

Kesadaran masyarakat di wilayah Negara untuk mengembalikan peralatan setrum mendapatkan respon positif dari semua pihak

Ketua Komisi II DPRD HSS : Perlu Solusi dari Pemerintah Agar Warga Tidak Kembali Menyetrum
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Ketua Komisi II DPRD HSS Syafriansyah 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Kesadaran masyarakat di wilayah Negara untuk mengembalikan peralatan setrum mendapatkan respon positif dari semua pihak. Tidak terkecuali dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hulu Sungai Selatan (HSS).

Ketua Komisi II DPRD HSS Syafriansyah mengatakan bersyukur masyarakat sudah mulai sadar dan mau dengan suka rela menyerahkan alat setrum ke pihak berwajib.

"Alhamdulillah masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya melestarikan bibit-bibit ikan dengan cara tidak menyetrum lagi," katanya, Rabu, (12/9).

Disebutkannya bahwa menangkap ikan dengan secara setrum bisa memusnahkan ikan. Dari telur, anak-anak ikan sampai ikan yang besar bisa mati.

"Mudah-mudahan kedepannya masyarakat dari desa yang lain bisa meniru dan mengikuti apa yg telah mereka lakukan dengan menyerahkan secara suka rela alat setrumnya," harapnya.

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Baca: Tips Menjawab Soal Tes CPNS dengan Cepat dan Benar, Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Baca: Link Live Streaming Japan Open 2018 Hari Kedua - Marcus/Kevin vs Rusia Main Pukul 15.00 WIB

Selain itu, pihaknya juga berharap kepada pemerintah daerah supaya bisa mencarikan dan memberikan solusi kepada masyarakat agar mereka tidak kembali lagi mencari ikan dengan cara menyetrum.

Misalnya dengan memperbanyak bantuan alat-alat tangkap ikan ramah lingkungan kepada masyarakat pencari ikan.

"Sosialisasi ke masyarakat terkait bahaya setrum dan yang terpenting mudah-mudahan bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat," lanjutnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada aparat kepolisian yang tidak pernah lelah melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat secara langsung.

Warga Pihanin Raya, HSS serahkan puluhan alat setrum ikan kepada jajaran Polsek Daha Selatan.2
Warga Pihanin Raya, HSS serahkan puluhan alat setrum ikan kepada jajaran Polsek Daha Selatan.2 (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Sehingga kesadaran masyarakat terus meningkat dari desa satu ke desa lainnya yang masih ada masyarakatnya yang melakukan aktivitas menyetrum.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id, Segini Gaji Jika Lulus CPNS, Bisa Sampai Rp 39,3 Juta!

Baca: LIVE STREAMING PSMS vs PSIS Liga 1 2018 Jam 15.30 WIB - Link Live Streaming Indosiar di Sini

Baca: Puasa Asyura 10 Muharram 1440 Hijriyah, Uniknya Tradisi Membuat Bubur Asyura di Kalimantan Selatan

Sekadar diketahui, Aparat berwajib di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus berupaya melakukan pendekatan dan menyadarkan masyarakat terkait dengan larangan mencari ikan dengan cara menyetrum.
Masyarakat Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan menyerahkan alat setrum ikan kepada aparat berwajib, pada Jumat, (7/9/2019).

Ada 16 warga yang dengan sukarela menyerahkan peralatan setrum ikan.Peralatan yang diserahkan berupa serok ikan, stik setrum dan kapasitor.

Sehari sebelumnya, warga Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan dan warga Desa Murung Raya Kecamatan Daha Utara juga sudah menyerahkan lebih dulu

Ada 39 warga yang dengan sukarela menyerahkan peralatan setrum ikan. Peralatan yang diserahkan berupa
Mesin Genset 39 buah, Kapasitor 39 buah dan Serok Ikan 39 buah.

Pada Minggu, (8/9/2018) sore. Masyarakat Desa Pihanin Raya dari Rt 1 hingga RT 5 juga menyerahkan alat setrumnya secara langsung ke Polsek Dasa Selatan melalui Kepala Desa. Ada sekitar 38 warga yang menyerahkan alat setrumnya. (banjarmasinpost.co.id/rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help