Rangkaian HUT ke 492 Kota Banjarmasin

Perkenalkan Usaha Mikro, Pemko Gelar Pekan Raya Banjarmasin

Rangkaian peringatan hari jadi Kota Banjarmasin juga sudah dilakukan. Contohnya di Taman Kamboja Banjarmasin

Perkenalkan Usaha Mikro, Pemko Gelar Pekan Raya Banjarmasin
Eka Pertiwi
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, saat membuka Pekan Raya Banjarmasin, di Taman Kamboja, Rabu (12/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rangkaian peringatan hari jadi ke-492 Kota Banjarmasin dimulai sejak kickoff di Siring Pierre Tendean pada Minggu (1/9/2018).

Rangkaian peringatan hari jadi Kota Banjarmasin juga sudah dilakukan. Contohnya di Taman Kamboja Banjarmasin, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, menggelar Pekan Raya Banjarmasin (PRB) yang dimulai sejak Rabu (12/9/2018) hingga Minggu (16/9/2018) mendatang.

Pekan Raya Banjarmasin dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah. Menurut Hermansyah, Pekan Raya Banjarmasin digelar untuk memperkenalkan usaha mikro di Banjarmasin kepada masyarakat.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa menumbuhkan usaha baru di Banjarmasin. "Kami ingin usaha mikro terus didorong perkembangannya agar bisa mandiri," katanya.

Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Priyo Eko, membeberkan Pekan Raya Banjarmasin tercatat ada 40 stan yang memamerkan produknya. Mulai dari usaha mikro, produk wira usaha baru, hingga produk dari PKK kecamatan di Banjarmasin.

Pembukaan Pekan Raya Banjarmasin, di Taman Kamboja, Rabu (12/9/2018).
Pembukaan Pekan Raya Banjarmasin, di Taman Kamboja, Rabu (12/9/2018). (Eka Pertiwi)

Sebenarnya, Pekan Raya Banjarmasin sudah digelar di kawasan Kuliner Baiman di Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Pekapuran Raya. Pekan Raya Banjarmasin akan dibuka setiap akhir pekan hingg bulan Oktober.

"Ini permintaan para wira usaha agar membuka di Taman Kamboja. Semua stan gratis," jelasnya.

Seluruh stan yang ada di sana menjual kain sasirangan, aksesoris, kudapan hasil PKK Kecamatan, hingga kuliner khas Banjarmasin.

"Hanya wira usaha baru dan usaha mikro yang berani tampil saja yang duduk di stan," jelasnya.

Di Banjarmasin tercatat ada 35 ribu usaha mikro, termasik UMKM pemula dan wira usaha baru.

Untuk wira usaha baru tahun ini dilaksanakan di tujuh SKPD. Setiap SKPD, harus mencetak 80 wira usaha baru. Sedangkan untuk Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin mencetak 170 wira usaha baru

"Sebagai leding sektor tentu, kami harus lebih banyak mencetak wira usaha baru," jelasnya. (AOL/*)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help