Berita Batola

NEWS VIDEO : Diduga Penyakit Kejiwaannya Kambuh, Amat Kembali Panjat Tower BTS

Ada-ada saja yang dilakukan warga Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Batola Kalsel, Ahmad Akbar alias Amat Kamis (13/9/2019) kemarin.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ada-ada saja yang dilakukan warga Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Batola Kalsel, Ahmad Akbar alias Amat Kamis (13/9/2019) kemarin.

Bagaimana tidak, akibat aksi nekatnya yang memanjat menara tower setinggi sekitar 40 meter lebih, membuat sejumlah warga Berangas Tengah pun mendadak heboh.

Bahkan tidak hanya warga, melainkan sejumlah aparat kepolisian, desa, serta kecamatan Alalak pun sempat kerepotan demi membujuk pria yang akrab disapa Amat tersebut untuk turun.

Namun bukannya menuruti, Amat malah melambaikan tangan, seraya melarang anggota Basarnas agar tidak mendekatinya.

Baca: Nissa Sabyan Buat Youtuber Korsel Menangis Haru, Bahkan Ucapkan Assalamualaikum

Sementara, anggota yang tak ingin ambil risiko melihat Amat terjun bebas dari pucuk tower siang itu, lebih memilih memenuhi permintaan ayah anak satu tersebut.

Petugas sebetulnya juga sempat melibatkan sang kakak warga Berangas Timur itu untuk memanjat dan membujuk langsung ke atas menara tower. Namun, lagi-lagi upayanya itu harus berujung gagal.

Sedangkan Hamdiah (57) yang merupakan orangtua Amat, meski pagi itu semula berusaha tegar, namun air mata kesedihan tetap tak terbendung di wajahnya.

Warga Berangas Timur Kecamatan Alalak tersebut juga mengatakan Amat memang sudah beberapa kali memanjat menara tower.

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Ia melakukan aksi nekat itu apabila penyakit kejiwaannya kambuh atau semacam mendapatkan bisikan gaib.

Meskipun putra ke tujuhnya itu selalu berhasil menuruni menara tower telekomunikasi dengan selamat.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved