Pilpres 2019

SBY Jadi Jurkam Prabowo-Sandi di Pilpres 2018, Pengamat Ingatkan Kubu Jokowi akan Hal Ini

Mantan Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi menjadi Juru Kampanye Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga.

SBY Jadi Jurkam Prabowo-Sandi di Pilpres 2018, Pengamat Ingatkan Kubu Jokowi akan Hal Ini
tribunnews.com
Bakal calon Presiden Joko Widodo bersama Bakal Calon Wakil Presiden Maruf Amin saat mengumumkan tim pemenangan kampanye di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). Jokowi menunjuk Jusuf Kalla sebagai Dewan pengarah dan Erick Thohir sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Maruf Amin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat yang juga mantan Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi menjadi Juru Kampanye Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2018.

Resmi mendukung Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga, SBY meminta untuk turun langsung sebagai jurkam.

Dilansir Tribunnews.com, Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengingatkan Capres-Cawapres dari kubu petahana yakni Jokowi-Ma'ruf Amin untuk berhati-hati lantaran Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun tangan.

Hendri menyebut kubu petahana harus benar-benar memainkan strateginya. Karena SBY dinilainya tak sekedar memiliki para loyalis di Demokrat.

Namun juga bisa memajukan AHY pula sebagai ujung tombak meraup suara bagi Prabowo-Sandiaga.

"Ya petahana harus hati-hati juga, strateginya harus benar-benar dimainkan karena SBY turun tangan. Artinya kader Demokrat yang loyal ke SBY pun akan turun," ujar Hendri.

Baca: Prabowo-Sandi Tawari Yenny Wahid Jadi Timsesnya, Tapi Sang Kakak Ungkap Dekat dengan Ahok

Baca: SBY Resmi Mendukung dan Jadi Jurkam Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, Begini Tanggapan Golkar

Baca: SBY Bakal Turun Gunung Jadi Jurkam Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso: Beliau Minta Jadi Jurkam

Baca: SBY Resmi Dukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2018, Ini Posisinya di Tim Pemenangan Prabowo-Sandi

"Jangan lupa ada sosok AHY juga yang bisa menambah suara untuk Prabowo," tambah Hendri.

Akan tetapi disisi lain, Hendri melihat SBY harus bekerja keras. Lantaran elektabilitas antara Jokowi dan Prabowo masih memiliki jarak yang cukup jauh.

"Tapi dengan disparitas elektabilitas Jokowi dan Prabowo yang masih jauh, SBY memang harus bekerja keras untuk bisa mengangkat elektabilitas Prabowo," kata dia.

Selain itu, founder lembaga survei KedaiKOPI ini menilai akan ada perpindahan fokus di masyarakat terkait majunya SBY sebagai juru kampanye.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help