Berita Hulu Sungai Selatan

MTsN 1 Kembali Dinilai dalam Lomba Sekolah Sehat Nasional

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) yang menjadi wakil Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk lomba

MTsN 1 Kembali Dinilai dalam Lomba Sekolah Sehat Nasional
istimewa
kegiatan penilaian lomba sehat nasional 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Selatan (HSS) yang menjadi wakil Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk lomba sekolah sehat tingkat nasional 2018 kembali dievaluasi oleh tim penilai.

Jumat, (14/9) sekolah ini kedatangan tamu dari Tim Evaluasi Hasil Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS).

Kedatangan tim ini dalam rangka untuk mengevaluasi dan melihat-lihat pembenahan yang sudah dilakukan oleh MTsN 1 HSS.

Di hadapan tim penilai, Kepala Sekolah MTsN 1 HSS Ratnawati memaparkan beberapa inovasi yang dilakukan oleh sekolahnya.

Baca: Panduan Log In sscn.bkn.go.id di Pendaftaran CPNS 2018, Penerimaan CPNS Mulai 19 September 2018

Diantaranya pelaksanaan pendidikan kesehatan yang muatan didalamnya ada pemanfaatan limbah sekitar sekolah untuk dijadikan hasil karya maupun dijadikan komposter.

Inovasi lainnya ada berupa pelayanan kesehatan.

Di sekolah ini para siswa juga diberikan tablet tambah darah, dilakukan aktivitas fisik atau senam peregangan di sela-sela waktu jam pelajaran.

Baca: Ingat Video Viral Bu Dendy Sawer Pelakor dengan Uang Puluhan Juta? Begini Nasibnya Sekarang

Kemudian kantin yang ada di MTsN 1 HSS ini telah mendapatkan bintang 1 dari Badan POM setempat.

Juga ada inovasi lima kaki yaitu siswa berjalan mulai dari pintu gerbang sekolah dan diharuskan untuk memungut sampah yang terlihat.

Sampah basah dijadikan kompos dan yang kering dimanfaatkan untuk diolah kembali menjadi sebuah karya kerajinan tangan.

Baca: Koalisi Prabowo-Sandiaga Uno Usulkan Debat Pakai Bahasa Inggris, Sandi Pastikan Ini

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten HSS H Hubriansyah yang juga hadir ada evaluasi itu menyampaikan bahwa telah dilakukan pembenahan-pembenahan di MTsN 1 HSS serta mendapat dukungan dari seluruh komponen yang ada di HSS agar bisa meraih nilai maksimal.

"Menjadi juara bukanlah tujuan akhir melainkan menjadikan pola hidup sehat dan bersih menjadi hal yang paling utama," katanya.

Abd Rahman, satu di antara tim penilai mengatakan mereka ditugaskan untuk memverifikasi dan mengevaluasi tindaklanjut terhadap penilaian yang dilakukan beberapa waktu yang lalu.

“Kami ingin mencocokkan data di lapangan dengan hasil penilaian beberapa waktu yang lalu” katanya.

Sekadar diketahui, Sekolah MTsN 1 HSS berdiri sejak tahun 1978 ini juga sudah mulai menerapkan sekolah sehat, rindang, aman dan nyaman sejak 2007 lalu.

Belum lama tadi sekolah ini sudah meraih sekolah ramah anak (SRA) terbaik pertama tingkat nasional tahun 2018.

Penghargaan nasional yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai sekolah ramah anak (SRA) terbaik pertama nasional tahun 2018 menjadi nilai plus untuk sekolah ini.

Apalagi penerapan sekolah sehat sudah sejak 2007 dan sudah banyak meraih prestasi baik tingkat Kalsel hingga nasional.

Pada 2017 lalu, MTsN 1 HSS juga sudah menjadi sekolah Adiwiyata mandiri tahun 2017 tingkat nasional dengan membina 13 sekolah di Kabupaten HSS untuk menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten HSS.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved