Pilpres 2019

Sikap Politik Gatot Nurmantyo Usai Diisukan Gabung Timses Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019

Sikap politik mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo jadi perbincangan usai diisukan bergabung dalam tim sukses Prabowo-Sandiaga

Sikap Politik Gatot Nurmantyo Usai Diisukan Gabung Timses Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019
istimewa/INASGOC
Gatot Nurmantyo dampingi Rifki Ardiansyah Arrosyiid di Asian Games 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sikap politik mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo jadi perbincangan usai diisukan bergabung dalam tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Bukan hanya itu, Gatot Nurmantyo yang merupakan mantan Panglima TNI itu juga diisukan telah bergabung di Partai Amanat Nasional (PAN).

Namun, Gatot Nurmantyo pun mengklarifikasi langsung melalui akun Twitter resminya. Bahkan, dia menyebutkan kabar itu hoax. Lantas bagaimana sikap politik Gatot Nurmantyo?

Di akun Twitter @Nurmantyo_Gatot yang sudah terverifikasi, Gatot mengatakan kalau kabar tersebut adalah hoaks alias tidak benar.

Baca: Daftar Pengakuan Sule Terkait Perceraiannya dengan Lina, MUlai KDRT, Selingkuh Hingga Nafkah

Baca: Hasil (Skor) Akhir Martapura FC vs PSS Sleman Liga 2 2018 - Sukses Balas Dendam, MFC Menang 3-0

Baca: Panduan Log In sscn.bkn.go.id di Pendaftaran CPNS 2018, Penerimaan CPNS Mulai 19 September 2018

Baca: Hasil (Skor) Akhir Martapura FC vs PSS Sleman Liga 2 2018 - Sukses Balas Dendam, MFC Menang 3-0

Baca: Preman Banjarbaru yang Tendang Anak SMP Berkali-kali Akhirnya Ditangkap Polisi

Ia juga menyatakan sikapnya kalau selama ini dirinya masih sibuk dengan kegiatan lain.

"Berita tentang saya bergabung ke PAN atau bergabung dalam timses Prabowo-Sandi itu HOAX. Untuk saat ini, biarkan saya ditengah saja. Saya tidak kemana2, masih menjadi pengamat saja. Saat ini saya ingin fokus untuk kegiatan yang lain. Mohon doa yang terbaik untuk saya"

Dalam sebuah wawancara di televisi swasta, Gatot Nurmantyo pun mengatakan dirinya belum menentukan kemana arah dukungannya.

Namun, yang jelas dirinya memiliki prinsip bila dukugan akan diberikan kepada capres-cawapres yang memiliki program pro rakyat.

"Untuk saat ini saya ingin fokus untuk kegiatan yg lain. Tatapi saya akan menentukan pilihan apabila itu pro rakyat, pro kesejahteraan rakyat dan pro kesatuan." tuturnya.

Sebelumnya diketahui, Sebelumnya PAN menyebut mantan KSAD itu sudah bergabung dan siap turun di tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

Halaman
12
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved