Berita Tanahlaut

Cerita Aneh di Balik Pohon Durian Pak RT yang Berbuah Lebat di Pelaihari

Sejumlah ibu-ibu cantik duduk lesehan di rumah yang terletak di Jalan Atilam RT 08 RW 04 Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari

Cerita Aneh di Balik Pohon Durian Pak RT yang Berbuah Lebat di Pelaihari
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Seorang warga melihat buah durian milik Ketua RT VIII di Jalan Atilam, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (15/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejumlah ibu-ibu cantik duduk lesehan di rumah yang terletak di Jalan Atilam RT 08 RW 04 Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (15/9/2018).

Rumah itu memiliki pekarangan yang luas dan terdapat sejumlah tanaman pohon buah-buahan, seperti durian dan pohon sayuran seperti petai.

Istri Sukandar mengaku pohon durian di samping rumahnya itu berusia 20 tahun. Awalnya hanya tumpukan biji durian milik neneknya yang sudah tergusur akibat pembangunan Jalan Atilam.

"Tidak tahunya dari biji durian itu tumbuh pohon durian ini," katanya bercerita kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Tips Mudah Unggah Dokumen Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran CPNS Hanya di sscn.bkn.go.id

Baca: Live BeinSport 3! Cara Nonton Live Streaming Inter Milan vs Parma Liga Italia Pekan 4 di HP

Bagaimana pohon durian itu tidak menjulang tinggi seperti pohon durian lainnya di belakang rumahnya.

Istri Sukandar mengaku perkembangan pohon durian itu selalu ditebang jika pohonnya menjulang tinggi.

"Makanya pohonnya tidak bisa tinggi karena ditebang dan ditutupi kain hingga seperti ini," katanya.

Baca: Hasil Tottenham vs Liverpool Liga Inggris Pekan 5, Skor 0-1 di Babak Pertama Gol Wijnaldum

Baca: SESAAT LAGI! Live Streaming Persegres Vs Persiwa Liga 2 2018 via Live Streaming Youtube Liga1Match

Pohon durian itu berbuah lebat. Itu diakuinya buah kedua. Sebab, Januari 2018 lalu masih menikmati buah durian itu bersama tetangganya.

"Buah ini sempat dibawa keluarga saya ke Batulicin," katanya.

Cerita lainnya, buah durian milik Sukandar itu jika diniatkan diberikan cuma-cuma ke tetangga, hasil buahnya tidak lebat atau jarang-jarang.

Baca: KPK Disindir Hotman Paris Karena Belum Selidiki Roy Suryo Terkait Aset Kemenpora

Baca: Ani Yudhoyono Ungkap Penyebar Fitnah SBY Dikaitkan Bank Century di Asia Sentinel

"Ini saya biarkan waktu tumbuh kembang pertama itu untuk dijual kepada siapa saja yang ingin menikmati buhanya, justru lebat buahnya," katanya.

Buah durian itu sengaja tidak dipetik, kecuali jatuh sendiri. Kalau buah itu jatuh sendiri, rasa buah durian itu manis dan daging buahnya tebal.

"Buah durian ini kalau jatuh saya jual langsung. Tidak saya berikan cuma-cuma. Takut buahnya tidak lebat diberikan cuma-cuma," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved