PNS Korupsi

Kabupaten Tanahlaut Memberhentikan 4 PNS Secara Tidak Hormat karena Terlibat Korupsi ini

Sementara di Pemkab Tanah Laut sudah sejak 2016 memberhentikan empat PNS di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kabupaten Tanahlaut Memberhentikan 4 PNS Secara Tidak Hormat karena Terlibat Korupsi ini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sementara di Pemkab Tanah Laut sudah sejak 2016 memberhentikan empat PNS di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Karta Husein Irianta, Kepala Kegawaian dan Pengembangan SDM, empat PNS diberhentikan secara tidak hormat berdasar surat keputusan bersama Mendagri, MenPAN-RB dan KPK.

"Ada empat ASN, tapi saya lupa nama-namanya. Jabatannya pembuat komitmen dan panitia pengadaan barang di disdik,” ucapnya.

BPost memperoleh informasi, keempat PNS di Disdik Tala itu tersandung kasus pengadaan buku pelajaran yang diusut oleh oleh Polres Tanahlaut.

Baca: Sudah Divonis Bersalah, PNS di Tapin ini Masih Belum Dipecat dan Tetap Menerima Gaji

Dari hasil penyidikan, Satreskrim Polres Tala, menetapkan Rasyid, pejabat pembuat komitmen dan panitia pengadaan barang, Mukhlis Abror, Dian dan Fahmi sebagai tersangka.

Sementara itu, BKD Kabupaten Banjar memastikan ada satu koruptor berstatus PNS yang telah diproses.

Yang bersangkutan awalnya dari berstatus diberhentikan secara hormat, kini telah diberhentikan dengan tidak hormat.

Baca: Akhirnya Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel terkait Dugaan Penggelapan 3100 Aset

"Awalnya dia diberhentikan secara hormat, namun tidak disetujui oleh BKN. Kemudian kami susul dan kami ubah dan sudah ditandatangani bupati dan kemudian diberhentikan secara tidak hormat," kata Mada Teruna, Kepala BKD Banjar, Jumat.

Sedangkan, BKD Kabupaten Batola, mendata ada ada 2 PNS terlibat korupsi dan statusnya sudah vonis dari pengadilan.

“Kami akan mencek lagi tingkat kesalahan PNS itu dan sanksi kepagawaian apa yang akan diterapkan,” kata Hardian, Kepala BKD Batola.

Baca: Sekali Sakit Berat Badan Pretty Asmara Turun 30 Kg, Ini 5 Fakta Kondisi Terkini Sang Aktris

Ditegaskan dia, jika PNS itu melakukan kategori pelanggaran berat, sangat dimungkinkan diberhentikan secara tidak hormat sebagai PNS.

“Keputusan itu tentunya sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya.

Harian pun mengingatkan PNS untuk menerapkan prinsip kejujuran, kedisplinan, rajin dan berintegritas selama bertugas.

“Jika prinsip-prinsip itu diterapkan PNS, Insya Alloh PNS di Batola tak akan terlibat praktik pelanggaran displin, termasuk korupsi sekalipun,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved