Ekonomi dan Bisnis

OJK Kumpulkan Wartawan Seluruh Kalimantan, Cuma Mau Sampaikan Kebijakan Ini

Pelatihan dan gathering ini digelar selama tiga hari sejak Jumat (14/9/2018) hingga Minggu (16/9/2018).

OJK Kumpulkan Wartawan Seluruh Kalimantan, Cuma Mau Sampaikan Kebijakan Ini
muhammad maulana
Tongam L Tobing, menyampaikan materinya mengenai Stop Investasi Ilegal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) regional 9 Kalimantan, menggelar pelatihan dan gathering media massa Kalimantan, bertempat di Mercure Convention Center Ancol Jakarta.

Pelatihan dan gathering ini digelar selama tiga hari sejak Jumat (14/9/2018) hingga Minggu (16/9/2018).

Acara yang dibuka oleh Direktur Hubungan Masyarakat, Hari Tangguh Wibowo ini dihadiri 40 awak media yang berasal dari Kalimantan.

Hari mengatakan, tujuan mengumpulkan para awak media agar semakin mengetahui program, kebijakan, dan hal-hal yang sudah dilakukan OJK selama ini.

Baca: Bermimpi Ketemu Induk Buaya, 2 Pria Ini Lepas Buaya yang Ditangkapnya di Sungai Batangalai

"Selamat datang, selamat berdiskusi, dan selamat beraktifitas. Semoga kegiatan ini menjadi manfaat bagi teman-teman," ujarnya.

Baca: Pramugari ini Dilamar Kekasihnya Saat Bertugas di Pesawat, Namun Faktanya Sungguh Menyakitkan

Ia juga turut mengucapkan terimakasih kepada nara sumber yang turut hadir dan mengisi pelatihan.

Kemudian dilanjutkan Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan, Tongam L Tobing menyampaikan materinya mengenai Stop Investasi Ilegal.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming MNC TV dan UseeTV Japan Open 2018 Marcus/Kevin Main

Menurut Tongam, pada tahun 2018 Satgas Waspada Investasi ini beranggotakan 13 kementerian/lembaga.

"Kegiatan investasi ilegal sekarang ini memang semakin marak, karena berkembangnya teknologi informasi, mudahnya orang menawarkan melalui telepon genggam. Anehnya masyarakat semakin menangkap dan mudah sekali masuk ke investasi yang penawaran tidak masuk akal," kata dia.

Baca: Jadwal MotoGP Aragon 2018, Lengkap Latihan Bebas, Kualifikasi, Race Live Trans7

Ia melanjutkan hal ini tidak lain karena investasi tersebut sangat menggiurkan, yang menjanjikan kemudahan menjadi kaya raya.

Ia menyebutkan sebelum berinvestasi masyarakat harus mengenali dua hal yang sangat simpel, yakni Legal dan Logis.

"Legal artinya setiap perusahaan harus memiliki izinnya, jadi tanyakan izin badan hukum, izin kegiatan, dan izin produknya," tuturnya.

Ia melanjutkan masyarakat harus melihat kelogisan dan kerasionalan, ia mencontohkan suku bunga Deposito rata-rata hanya 5,5 persen per tahun.

"Alangkah menyesatkan bila ada yang menawarkan bunga 10 persen perbulan atau satu persen per hari," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help