Berita Tapin

Pelemahan Rupiah Berimbas Pada Harga Kacang Kedelai, ini Dilema yang Dihadapi Pengusaha Pabrik Tahu

Pengusaha pabrik tahu di Pampain Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, Jumri mengatakan dengan naiknya harga kacang kedelai

Pelemahan Rupiah Berimbas Pada Harga Kacang Kedelai, ini Dilema yang Dihadapi Pengusaha Pabrik Tahu
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
pabrik tahu

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pengusaha pabrik tahu di Pampain Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, Jumri mengatakan dengan naiknya harga kacang kedelai sebagai bahan baku membuat tahu, dirinya tidak bisa lagi memproduksi tahu dalam jumlah kecil, sebab bisa rugi.

Sejak naiknya harga kacang kedelai beberapa bulan ini, pabrik tahu miliknya harus memproduksi tahu dengan ukuran bahan baku kacang kedelai di atas 200 kilogram.

Naiknya harga kacang kedelai seiring pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Baca: Sekali Sakit Berat Badan Pretty Asmara Turun 30 Kg, Ini 5 Fakta Kondisi Terkini Sang Aktris

"Sementara Kacang Kedelai adalah barang impor," jelas Jumri.

Kalau di bawah 200 kilogram, ungkapnya, bisa rugi, andaikan utung, tetapi sangat tipis.

Karena itu pabriknya harus menggiling sekitar 300 kilogram kacang kedelai perhari.

Baca: Lho Ada Apa? Kok Chicco Jerikho Ikut Kelas Persalinan, Ternyata Putri Marino Marasakan Ini

Menurut Jumri, untuk menyetop sementara pabrik tahu, rasa tidak tega dengan lima karyawan, apalagi mereka punya istri dan anak.

Untuk menaikkan harga jual tahu kepada pembeli atau pedagang, Jumri mengaku tidak berani, sebab bisa membuat pembeli gelisah.

Baca: Inul Daratista Kesal Dituduh Operasi Plastik, Ungkap Ini yang Buat Dagu Lancip dan Pipi Tirus

Jumri berharap pemerintah memberi subsidi kacang kedelai bagi pabrik tahu industri rumah tangga.

(banjarmasinpost/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved