Berita Banjarmasin

Anggota DPD RI ini Gencar Sosialisasikan Permainan Tradisional Banjar

Berbagai permainan tradisional asli Kalsel ditampilkan anak-anak dari Komunitas Permainan Tradisional Pendamai

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berbagai permainan tradisional asli Kalsel ditampilkan anak-anak dari Komunitas Permainan Tradisional Pendamai Teluk Tiram Banjarmasin di acara Sosialisasi Lembaga DPD RI melalui media budaya oleh H Habib Hamid Abdullah, SH, MH, anggota Komisi II DPD RI Utusan Kalsel, Minggu (16/9/2018).

Shouma, Agnes, Eliza, Kia dan kawan-kawan memperagakan permainan cukcuk bimbi, baenggrang, bagasing, balogo dan dadakuan di hadapan peserta.

Selain memainkan permainan tradisional, Shouma juga membawakan lagu-lagu Banjar yang bernuansa daerah.

Baca: Postingan Video Musik Agnez Mo Diberi 3 Jempol oleh Siwon Super Junior, ini Foto Lama Mereka

"Saya sangat senang bisa menampilkan permainan di daerah di tempat ini," papar Shouma yang juga penyanyi cilik ini.

Selain itu ada juga permainan madihin yang ditampilkan Ferdi dan Padli yang bikin peserta sosialiasi tertawa.

Habib Abdurrahman mengatakan, tiap tahun dirinya memang rutin mensosialisasikan kebudayaan daerah di berbagai tempat.

Baca: Kepergok Lagi Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad Duduk Bersebelahan di Pesawat

"Tiap tahun saya rutin mensosialisaaikan kebudayaan lokal supaya tetap eksis dan tak tergerus kebudayaan modern," paparnya.

Habib mengaku sangat senang generasi muda sekarang cukup menyukai permainan dan kesenian tradisional yang hampir punah.

Anggota DPD asal Basirih ini berharap permainan tradisional Ahui-ahui kembali lestarikan.

Baca: Sscn.bkn.go.id - BKN Umumkan Buku Panduan Khusus Seleksi CPNS 2018, Klik di Sini

"Saya dulu juga pelaku permainan tradisional Ahui-Ahui," ucapnya seraya menambahkan dirinya bersyukur masih ada tokoh masyarakat seperti pak Suriani dan ibu Nursiah yang mau melestarikan permainan tradisional.

Ditambahkan Habib Hamid, selain gencar sosialisasi tentang budaya, sebagai anggota DPD juga bertugas mengajukwn Rancangan Undang-undang, mengawasi pelaksana undang-undang, memberikan pertimbangan dan pendapat tentang APBN dan lain-lain.

Muhammad Suriani selaku Ketua Komunitas Permainal Tradisional Pendamai mengatakan dirinya memang sangat intens memboomingkan permainan yang hampir punah.

"Sekarang permainan tradisional sudah mrmasyarakat hingga instansi pemerintah dan sekolah," paparnya.

Sosialisasi yang dilaksanakan halaman Cafe ILDI Jalan Adyaksa 3 Banjarmasin dihadiri masyarakat, pecinta seni dan anggota permainan tradisional Teluk Tiram Banjarmasin berjumlah 100 orang.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved