Menggali Potensi Wisata di Bumi Bersujud

Punya Potensi Wisata Gua, Fitri Justru Ungkap Alasan Tak Berani Masuki Gua Liangbangkai

Berada di kawasan pesisir Provinsi Kalimantan Selatan membuat Kabupaten Tanahbumbu terkenal dengan destinasi wisata pantainya.

Punya Potensi Wisata Gua, Fitri Justru Ungkap Alasan Tak Berani Masuki Gua Liangbangkai
istimewa
Gua Liang Bangkai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Berada di kawasan pesisir Provinsi Kalimantan Selatan membuat Kabupaten Tanahbumbu terkenal dengan destinasi wisata pantainya.

Walau begitu, potensi wisata alam lain juga tersedia di kabupaten berjuluk Bumi Bersujud ini. Satu di antaranya Gua Liangbangkai.

Namun ternyata destinasi wisata gua kurang menarik minat wisatawan lokal. Alasannya beragam.

Seperti yang diungkapkan Fitri warga Tanahbumbu. Dia harus berpikir dua kali bila harus berlibur ke wisata gua.

Baca: Link Live Streaming Final Japan Open 2018 Live MNC TV/UseeTV Marcus/Kevin Vs Li/Liu

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) MNC TV Final Japan Open 2018, Markus/Kevin Menangi 7 Laga Terakhir

"Gua itu menyeramkan, gelap. Apalagi kalau ada tahi kelelawar, baunya menyengat dan saya tidak suka," katanya.

Selain itu, gua juga dianggapnya berbahaya. Sebab banyak binatang yang berbahaya apalagi di wilayah yang gelap sehingga dirinya sangat takut.

"Saya tidak berani kalau harus berwisata ke gua. Lebih baik ke pantai karena pemandangannya jelas lebih oke. Saya pernah ke Gua Liangbangkai, tapi tidak masuk karena takut. Jadi cuma disekitar halamannya saja," katanya.

Baca: Pesawat Tujuan Banjarmasin Gagal Mendarat di Bandara Syamsudin Noor, Sempat Berputar 10 Kali

Baca: Klasemen Liga Inggris 2018 Pekan 5, Chelsea Serobot Posisi Liverpool di Puncak

Begitu juga dengan warga lainnya, Nafi, dia mengatakan wisata gua memang hanya orang-orang tertentu saja. Banyak yang enggan berkunjung karena takut dan banyak pula yang memang tak suka.

"Tak bisa dipungkiri, memang gua ini tidak semua disukai," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved