Kriminalitas Kalteng

Tangkap Pelaku Curanmor, Polisi Malah Temukan Uang Palsu

Upaya polisi dalam pengembangan pengungkapan kasus pelaku pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh Abdul Hakim (AH)

Tangkap Pelaku Curanmor, Polisi Malah Temukan Uang Palsu
tribunkalteng.co/fathurahman
salah satu pelaku saat diamankan polisi

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya polisi dalam pengembangan pengungkapan kasus pelaku pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh Abdul Hakim (AH) warga Jalan Bakti Kota Palangkaraya, membuahkan hasil.

AH ditangkap polisi, Jumat (14/9/2018), kemudian dikembangkan, dan polisi menagkap pelaku lainnya bernama Saryono yang juga melakukan tindak kejahatan melakukan pencurian sepeda motor bersama AH.

Pria berumur 37 tahun berasal dari Purbalingga tersebut, berhasil ditangkap petugas atas cuitan AH yang ditangkap polisi sehari sebelumnya.

Baca: Anang Hermansyah Dipastikan Tak Hadir di Konser Syahrini, Penggantinya Penyanyi Muda Ini

Pelaku yang tinggal di Barak Jembatan Kuning, Kecamatan Ketapang, Kotawaringin Timur ini ditangkap di Jalan Letkol CHR Binti Gang Wilona II Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya.

Abdul Hakim dan Saryono melakukan pencurian kendaraan di rumah korban Bayu Sutra Segara di Jalan Letkol CHR Binti gang Wilona II Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya.

Baca: Sscn.bkn.go.id - BKN Umumkan Formasi Khusus Diaspora di Seleksi CPNS 2018, ini Persyaratannya

"Dalam beroperasi pelaku yang berjumlah dua orang mengambil sepeda motor milik korban yang diparkir di depan rumah dalam keadaan tidak terkunci stang dengan cara mencongkel atau merusak lubang kunci menggunakan kunci letter T," ujar Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Hendra Rochmawan, Minggu (16/9/2018).

Bukan hanya itu, dalam pengembangan kasus curanmor tersebut, ternyata pelaku Saryono, juga memiliki dan menggunakan uang palsu untuk melakukan transaksi pembayaran untuk bepergian dan makan.

Baca: Jonatan Christie Pamer Gandengan Tangan Saat Ultah, Kata-katanya Bikin Meleleh

"Tim menemukan uang palsu di dompet Saryono, yang didapat pelaku dari seseorang bernama Heri, saat di bus dalam perjalanan dari Sampit ke Palangkaraya senilai Rp. 1.000.000,-. Namun sisa Rp.550.000, karena yang terpakai mencapai Rp.450.000, untuk keperluannya," ujarnya.

Kedua pelaku merupakan spesialis pelaku pencurian kendaraan bermotor, sedikitnya ada sebanyak enam sepeda motor sebagai barang bukti, yang digarong keduanya yang dicuri di Kotim, Katingan dan Palangkaraya.

"Saat ini pelakunya diamankan di Polsek Pahandut Palangkaraya,"ujarnya.

www. banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help