Berita HSU

Peserta Imunisasi MR HSU masih 23 persen, Bupati HSU Gelar Rakor

Terhitung per 14 September 2018 yang telah melakukan imunisasi MR untuk anak usia 9 sampai 15 tahun baru 23,87 persen.

Peserta Imunisasi MR HSU masih 23 persen, Bupati HSU Gelar Rakor
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Untuk meningkatkan jumlah imunisasi MR, Pemkab HSU menggelar rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati HSU Abdul Wahid mengundang Dinas Kesehatan dan MUI HSU serta pihak terkait lainnya. 

BAJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Program imunisasi MR masih terus digalakkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggingat hingga saat ini keikutsertaan warga dalam pelaksanaan program imunisasi MR masih rendah.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) H Masbudianto mengatakan terhitung per 14 September 2018 yang telah melakukan imunisasi MR  untuk anak usia 9 sampai 15 tahun baru 23,87 persen dari total target 64.000.

 Untuk meningkatkan jumlah imunisasi MR Pemerintah Daerah HSU dipimpin oleh Bupati HSU Abdul Wahid menggelar rapat koordinasi yang mengundang Dinas Kesehatan dan MUI HSU serta pihak terkait lainnya.

Baca: Luna Maya dan Reino Barack Putus Karena Luna Ingin Segera Menikah, Sementara Reino Begini

Baca: Klasemen Liga 1 2018 Pekan 22 Usai Hasil Borneo FC Vs Persib 0-1 & Arema FC vs Madura United 2-0

 Kegiatan yang dilaksanakan di mess Negara Dipa Pemkab HSU tersebut juga dihadiri oleh Kepala kantor kementrian agama HSU, Kepala SKPD HSU, Dandim 1001/amuntai, Kapolsek Amuntai Kota dan alim ulama.

 Dalam rapat tersebut Ketua MUI Said Masrawan menyampaikan paparan bahwa pihaknya akan mendukung program imunisasi campak dan rubella. “Kami akan mengeluarkan surat edatan untuk memperjelas tentang program imunisasi tersebut,” ungkapnya.

 Kepala Dinas Kesehatan HSU dr. H. Agus fidliansyah mengatakan pihaknya akan terus berupaya agar warga mempercayakan anaknya untuk mengikuti imunisasi MR yang dipersiapkan oleh Pemerintah secara gratis ini. “Tindakan pencegahan ini sangat penting dilakukan agar tidak adanya penyekit menular yang juga bisa membahayakan kesehatan anak,” ungkapnya.

 Terpisah Kepala Dinas Kominfo HSU Adi Lesmana mengatakan pihaknya juga ikut mendukung program imunisasi MR dengan memberikan informasi kepada masyarakat melalui berbaga media. Diskominfo HSU memiliki channel Amuntai TV yaitu saluran TV lokal yang bisa digunakan untuk menyebarkan informasi mengenai imunisasi MR.

Baca: Warga Desa Ajung Tanggapi Biasa Kasus Rubella, Anggap Kerumut Biasa

 “Kami telah membantu memberikan informasi mengenai pentingnya imunisasi MR, dengan bantuan MUI kami berharap semakin banyak warga yang mengizinkan anaknya mengikuti imunisasi MR,” ungkapnya,” ujarnya.

 Bupati HSU Abdul Wahid mengatakan dirinya berharap seluruh pihak bisa bekerjasama agar program imunisasi MR bisa berjalan dengan maksimal di Kabupaten HSU. Dan anak anak bisa terhindar dari penyakit menular yang juga bisa membahayakan kesehatan dan pertubuhan anak. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved