Bumi Antaluddin

Dahnial Hadiri Peluncuran Novel Jendela Seribu Sungai

Penjabat Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS)H Dahnial Kifli menghadiri kegiatan peluncuran novel Jendela Seribu Sungai di Banjarmasin.

Dahnial Hadiri Peluncuran Novel Jendela Seribu Sungai
istimewa/ Protokol dan Kehumasan.
Penjabat Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS)H Dahnial Kifli menghadiri kegiatan peluncuran novel Jendela Seribu Sungai di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Penjabat Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS)H Dahnial Kifli menghadiri kegiatan peluncuran novel Jendela Seribu Sungai di Banjarmasin.

Novel Jendela Seribu Sungai karya Miranda Seftiana dan Avesiana Soebli ini diresmikan di toko buku Gramedia yang ada di Duta Mall Banjarmasin.

Pada peluncuran yang dilakukan pada Sabtu, (15/9) juga dihadiri Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, seniman banua Zulfaisal Putera dan aktor lawas Mathias Muchus.

peluncuran novel Jendela Seribu Sungai di Banjarmasin.
peluncuran novel Jendela Seribu Sungai di Banjarmasin. (istimewa/ Protokol dan Kehumasan.)

Buku setebal 303 halaman yang dicetak PT Gramedia itu berkisah tentang masyarakat banjar, budaya banjar, dan budaya suku Dayak Meratus.

Rencanannya, buku novel berwarna sampul biru langit ini dijadikan film.

Pj Bupati HSS H Dahnial Kifli mengucapan selamat dan sukses atas peluncuran buku Novel Jendela Seribu Sungai karya Miranda Seftiana dan Avesiana Soebli.

"Semoga ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Dan kita merasa terhormat dan bangga karena novel ini mengisahkan sisi budaya, yang sangat erat dengan kehidupan di Kandangan," katanya.

peluncuran novel Jendela Seribu Sungai di Banjarmasin.
peluncuran novel Jendela Seribu Sungai di Banjarmasin. (istimewa/ Protokol dan Kehumasan.)

Sehingga apabila ke depannya ini diangkat menjadi sebuah film, mudah-mudahan dapat mempromosikan wisata di Kabupaten HSS.

"Saya dukung sepenuhnya, novel ini menjadi sebuah film" kata Pj Bupati HSS.

Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan akan menjadikan karya novel Jendela Seribu Sungai sebagai souvenir hari jadi ke-492 Kota Banjarmasin.

Rencananya buku novel itu dibagikan untuk para tamu undangan saat perayaan Harjad Kota Banjarmasin 24 September mendatang.

Sementara itu, penulis novel Miranda Seftiana memaparkan bahwa dirinya seperti membuka kenangan tersendiri pada saat menyusun novel itu seperti kembali pada memori masa kecil dulu.

Avesiana Soebli menyampaikan buku ini merekam tentang kehidupan warga Kota Banjarmasin, Kandangan dan Kalimantan Selatan masa silam dan kekinian.

Pihaknya berhasrat menjadikan karya novel ini sebuah film.

Film yang karyanya tidak bisa selesai dengan hanya satu episode.

Pihaknya juga akan berkordinasi kepada semua pihak agar film ini bisa teralisasi dan menjadi film nasional. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved