Berita Banjar

Kabut Asap Muncul di Martapura Barat, BPBD Banjar : Jarak Pandang Hanya 300 Meter

Sebagian kawasan di Martapura Barat mengalami kabut asap. Dari informasi (BPBD) Kabupaten Banjar jarak pandang hanya 300 meter.

Kabut Asap Muncul di Martapura Barat, BPBD Banjar : Jarak Pandang Hanya 300 Meter
banjarmasin post group/ isti rohayanti
Staf BPBD Kabupaten Banjar memperlihatkan titik hotspot karhutla pada Selasa (18/9/2018) pagi melalui Google satelit. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sebagian kawasan di Martapura Barat mengalami kabut asap.

Bahkan dari informasi melalui saluran radio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Selasa (18/9/2018) sekitar pukul 08.30 WITA, jarak pandang akibat kabut tersebut hanya 300 meter.

Adanya kabut asap yang disebabkan kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Banjar tidak dipungkiri oleh Kepala Dinas BPBD Kabupaten Banjar, Irwan Kumar.

Diakuinya, kabut asap mulai ada. Namun tidak begitu pekat.

Baca: Tutorial & Waktu Terbaik Upload Dokumen Persyaratan Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id

Baca: Link sscn.bkn.go.id Disini! Cara dan Format Upload Daftar Dokumen di Situs Pendaftaran CPNS 2018

Selain itu,menurut Irwan keberadaan kabut asap juga merupakan bawaan dari daerah lain.

Akan tetapi, ia bersyukur, karena adanya hujan, meski menyebabkan kabut bertambah akibat mematikan titik api dan bercampur embun, namun hotspot di Kabupaten Banjar menjadi berkurang.

“Memang adanya hujan kemaren mengurnagi titik hotspot yang ada dan menambah kabut, karena mematikan titik api dan bercampur embun,’ ucap Irwan.

Baca: Jadwal & Siaran Langsung (Live) RCTI Liga Champion 2018, Barcelona, Liverpool, Real Madrid Main

Baca: Mobil Terbalik Tabrak Trotoar di Banjarbaru, Warganet Ungkap Hal Mistis Ini

Ia pun mengatakan, hotspot di Kabupaten Banjar juga seringkali tidak menentu titiknya. Selain itu meski sempat terjadi peningkatan pada titik api secara visual dan dari yang terlihat melalui aplikasi komputer.

Namun saat ini dijelaskan oleh Irwan hotspot sudah mengalami pengurangan.

(banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help