Kriminalitas Banjarmasin

Terungkap Penyebab Kasus Pembunuhan Sadis Ipar di Nagasari, Keduanya Sering Bertengkar

Insiden berdarah terjadi di kawasan Jalan Nagasari, Gang Warga Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (17/9/2018) malam.

Terungkap Penyebab Kasus Pembunuhan Sadis Ipar di Nagasari, Keduanya Sering Bertengkar
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi (tengah) didampinggi beberapa anggota pada saat mengelar Press Release dalam kasus pembunuhan di Jalan Nagasari, Gang Warga, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Selasa (18/9/2018) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh tersangka kakak iparnya sendiri bernama Fazri alias Boneng (43) digelar oleh Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi. Press Release dilaksanakan di Ruang Reskrim Polresta Banjarmasin, Selasa (19/9/1018).

Kepada sejumlah wartawan, Kasat Reskrim, sebelum terjadinya perkelahian berdarah hingga berakhir dengan perkelahian berdarah sampai korban bernama Eliyas alias Iyas (45) meninggal dunia, Senin (17/9/2018) malam, keduanya sering bertengkar mulut.

"Dari pemeriksaan tersangka, selama ini antara korban (Iyas) dengan tersangka Boneng sering bertengkarulut. Mereka hanya sebatas bertengkar mulut saja,"ungkap Kasat Reskrim.

Namun pada pertengkaran malam kemarin itu berujung dengan perkelahian dengan menggunakan senjata tajam.

Baca: Hasil China Open 2018 - Kalahkan Wakil Malaysia, Della/Rizki Melaju ke Babak Kedua

Baca: Hasil Barito Putera vs Bali United di Liga 1 2018 - Skor 1-0 untuk Sementara, Gol Douglas Packer

Baca: Hasil China Open 2018 : Anthony Ginting Kalahkan Lin Dan, Berpeluang Hadapi Axelsen di Babak 2

Tersangka membawa clurit dan korban membawa parang. Korban meninggal dunia di tempat kejadian, sementara korban menyerahkan diri ke Polresta Banjarmasin. Motif dari kejadian berebut senjata clurit turun temurun.

Insiden berdarah terjadi di kawasan Jalan Nagasari, Gang Warga Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (17/9/2018) malam. Dalam kasus ini tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help