Ekonomi dan Bisnis

Penjual Mebel ini Produksi Perabotan Rumah Hanya Menggunakan Bahan Baku dari Dua Wilayah di Kalsel

Banjarmasin memiliki kawasan yang banyak toko penjualan mebel atau furnitur

Penjual Mebel ini Produksi Perabotan Rumah Hanya Menggunakan Bahan Baku dari Dua Wilayah di Kalsel
banjarmasinpost.co.id/maulana
Karyawan Mebel Ikhsan di Kampung Melayu saat bekerja 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Banjarmasin memiliki kawasan yang banyak toko penjualan mebel atau furnitur.

Kawasan tersebut berada di Jalan Pahlawan atau yang dikenal Kampung Melayu.

Di kawasan itu berderet toko mebel yang menjual perabotan rumah, seperti lemari, meja, kursi dan lainnya.

Satu di antara penjual mebel H Amin, pemilik Mebel Ikhsan ini mengatakan bahan baku atau kayu yang dibuatnya hanya berasal dari wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca: Link sscn.bkn.go.id Bisa Diakses Jam 13.00 WIB, Cara Daftar & Login ke Situs Pendaftaran CPNS 2018

"Kami memasok bahan bakunya hanya dari lokal, tidak dari pulau Jawa, yakni dari Amuntai dan Alalak," kata H Amin.

Ia menuturkan biasanya memproduksi atau merakit sendiri bahan baku itu atau mengambil barang yang sudah siap jual.

"Biasanya merakit sendiri, tapi kadang mengambil barang yang sudah siap jual juga seperti lemari," ujarnya yang sudah berbisnis mebel sejak 14 tahun lalu.

Baca: Perubahan Luna Maya di Mata Billy Syahputra Setelah Putus dari Reino Barack

Ia menuturkan biasanya membuat furnitur memakai kayu jenis Meranti dan kayu Sungkai.

Ia melanjutkan selain mebel yang sudah dibuat di tempatnya, masyarakat juga bisa merancang sendiri sesuai yang diinginkan.

"Masyarakat bisa saja request apa yang mereka inginkan, biasanya pengerjaannya selama satu minggu. Tapi tergantung jumlah yang dipesan," ungkapnya.

Untuk harga H Amin mematok lemari mulai Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta, meja dijual mulai Rp 60 ribu sampai Rp 200 ribu, sedangkan harga kursi dari Rp 75 ribu hingga 150 ribu.

Baca: Moeldoko Buka-bukaan Tentang Pertemuan dengan Petinggi Asian Sentinel Lin Neumann

"Kalau harga sebenarnya tergantung jenis dan ukuran yang furnitur yang dibeli," kata dia.

Ia menambahkan tidak terlalu khawatir mengenai mulai banyak persaingan dengan furnitur moderen buatan pabrik di pasaran.

"Saya tidak khawatir, karena kebanyakan yang membeli di sini menengah ke bawah. Selain itu kualtias kami pasti bagus," tutupnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved