B Focus Banua Anam

Perumda Memerlukan Beras Sebanyak ini Memenuhi Penyaluran di Daerah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabalong, Fahrial Fuadi mengatakan, satu di antara tugas dan fungsi lembaganya adalah memfasilitasi

Perumda Memerlukan Beras Sebanyak ini Memenuhi Penyaluran di Daerah
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabalong, Fahrial Fuadi mengatakan, satu di antara tugas dan fungsi lembaganya adalah memfasilitasi terkait ketersediaan beras di Tabalong.

Tujuannya untuk menjamin ketersediaan stok, serta ketika ada kelebihan beras tidak terjadi penurunan harga dan ada jaminan pasar bagi petani.

Untik bisa mewujudkan itu, ada beberapa lembaga di bawah binaan dinas ketahanan pangan yang melakukan upaya peningkatan distribusi pangan masyarakat.

Baca: Perubahan Luna Maya di Mata Billy Syahputra Setelah Putus dari Reino Barack

Caranya dengan menyalurkan ke beberapa toko tani yang saat ini sudah ada sekitar lima buah berdiri di Kabupaten Tabalong.

Ketika ada kebijakan program rastra daerah yang dibeli dari petani lokal melalui Perumda Tabalong Jaya Persada, diyakini tidak akan ada persoalan untuk ketersedian beras.

Baca: Moeldoko Buka-bukaan Tentang Pertemuan dengan Petinggi Asian Sentinel Lin Neumann

"Dari beberapa kali rapat direncanakan, Perumda mengambil dari gapoktan," ujarnya.

Berdasar data yang ada, Perumda akan butuh sekitar 40 ton per bulan untuk memenuhi penyaluran program beras rastra daerah ini.

Dan ini bisa dipenuhi dari ketersediaan hasil produksi petani lokal dengan kualitas yang lebih baik dan harga bersaing.

Baca: Resep Bubur Asyura, Sajian Khusus Setiap 10 Muharram, Dibuat Saat Puasa Asyura

Sebab, untuk ketersediaan beras secara menyeluruh di Tabalong hingga saat ini masih dalam keadaan surplus.

Dari data 2017, produksi beras dari petani lokal mencapai lebih dari 73 ribu ton beras.

"Sementara kebutuhan masyarakat Tabalong sekitar 29 ribu ton lebih," ucap Fahrial.

Dengan begitu, dalam angka ketersediaan masih ada surplus sekitar 43 ribu ton pada 2017.

Begitu pula hingga Juni 2018 yang hasil produksi berasnya sudah mencapai 54 ribu ton dengan konsumsi mencapai 15 ribu ton, mengalami surplus sekitar 39 ribu ton.

Untuk memenuhi permintaan, beras medium hasil petani lokal dari perumda program rastra pun akan bisa dilakukan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved