Berita Banjarmasin

Tekan Penyebab Lemahnya Rupiah, Apindo Kalsel Imbau Pengusaha Lakukan Ini

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) himbau para pengusaha simpan dana dalam bentuk Rupiah.

Tekan Penyebab Lemahnya Rupiah, Apindo Kalsel Imbau Pengusaha Lakukan Ini
istimewa
Ketua Apindo Kalsel H Supriadi 

Rupiah Tertekan, Begini Himbauan Apindo Kalsel Untuk Para Pengusaha

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bantu tekan faktor penyebab pelemahan nilai Rupiah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) himbau para pengusaha simpan dana dalam bentuk rupiah.

Ketua Apindo Kalsel, H Supriadi, mengaku sudah utarakan hal tersebut kepada para pengusaha di Kalsel khususnya yang bergerak di sektor impor.

"Kami mau pengusaha juga berperan simpan dana hasil ekspor dirupiahkan dulu, bantu agar kita terhindar dari krisis juga," kata H Supriadi.

Baca: Syarat Wajib Ini Harus Dipenuhi Saat Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id, Website BKN Dibuka

Baca: Link Live Streaming China Open 2018 Rabu (19/9) : Marcus/Kevin & Jonatan Christie Main

Baca: Jadwal & Siaran Langsung (Live) RCTI Liga Champion 2018, Real Madrid, MU, Juventus, City Main

Fenomena pelemahan rupiah menurutnya menjadi hal yang dilematis bagi Kalsel, karena miliki dampak negatif namun juga positif secara bersamaan.

Sisi positif dirasakan para pengusaha berbasis ekspor yang menjadi sektor usaha cukup dominan di Kalsel dengan komoditi batu bara dan crude palm oilnya (CPO).

"Tapi inipun dilematis karena pengusaha besar ekspor juga banyak yang berpusat di luar Kalimantan," terangnya.

Baca: Sikap Politik NU Sikapi Pilpres 2019 Antara Jokowi-Maruf Amin Atau Prabowo-Sandiaga Uno

Baca: Tim Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 Akhirnya Memiliki Nama, Ini Filosofinya

Baca: Rupanya CPNS Tak Langsung Dapat Gaji dan Tunjangan 100 Persen, Daftar Hanya di sscn.bkn.go.id

Sedangkan menurut Ketua Apindo Kalsel yang baru saja kembali diantik ini, sisi negatif pelemahan nilai rupiah akan lebih dirasakan masyarakat menengah ke bawah.

Dimana dengan melemahnya nilai rupiah berbagai kebutuhan khususnya berbasis impor berpotensi alami kenaikan harga dan memicu naiknya harga kebutuhan yang lain. (banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help