Persaingan Jadi Dosen ULM Ketat

Beda Jurusan, Fakultas Pertanian ULM Usulkan Formasi Dosen Teknik Informatika (TI), Untuk Apa?

Ada yang unik dari beberapa formasi jabatan dosen yang diusulkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di penerimaan CPNS 2018.

Beda Jurusan, Fakultas Pertanian ULM Usulkan Formasi Dosen Teknik Informatika (TI), Untuk Apa?
Capture BPost Cetak
Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (20/9/2918) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - ADA yang unik dari beberapa formasi jabatan dosen yang diusulkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Sebab ada tenaga dosen yang diusulkan berbeda dengan jurusan yang ada. Contohnya, di Fakultas Pertanian, ada formasi dosen tidak ada kolerasinya dengan bidang pertanian yakni Teknik Informatika (TI) S2.

Namun menurut Prof Dr Luthfi Fatah Msc, Dekan Fakultas Pertanian, formasi itu memang diperlukan sehingga diusulkan formasi tersebut.

"Posisi itu diperlukan untuk mengajar teknologi informasi dan multimedia," jelas dia kepada Bpost via Whatsapp, Rabu (19/9).

Sementara, menurut Arifuddin, Kabag Hukum dan Kepegawaian Rektorat ULM, terkait formasi, ULM membuat garis besarnya saja. "Kalau yang memerlukan apa dan jabatannya apa, itu masing-masing fakultas atau program studi yang mengetahui," ujarnya.

Baca: Persaingan Jadi Dosen ULM Ketat, Jatah CPNS Hanya 272 Formasi, Lulusan Luar Negeri Ikut Bersaing

Baca: Dapat Jatah CPNS 30 Orang, Formasi Dosen CPNS UIN Antasari Masih Dibahas, Ini Rinciannya

Baca: Persaingan Jadi Dosen ULM Ketat, Guru SMA Swasta Ini Dua Kali Ikut Tes CPNS PTN ULM

Baca: Seleksi Dosen CPNS ULM Pakai Sistem CAT, Kabag Hukum dan Kepegawaian Jamin Tidak Ada Titipan

Meski begitu, dia memastikan bahwa tidak ada formasi khusus atau titipan. Ditegaskan dia, sekarang ini eranya transparan, dan untuk bisa lolos sangat sulit. Terlebih, lanjut dia, pemerintah bertekad dengan seleksi yang ada yakni sistem CAT yang transparan dan bersih. Nilai langsung bisa diketahui oleh semua peserta.

“Jadi sangat mustahil kalau ada titipan tertentu. Kalau tidak lulus ya tidak lulus. Meskipun ada formasi tapi nilai di bawah ambang batas, maka tidak lulus juga. Dan, jika memang tidak ada yang lulus, maka dibiarkan formasi itu kosong," jelas Arifuddin.

Disebutkan dia, persentase di tahun 2017, tidak banyak putra daerah di ULM. Pasalnya, memang sistemnya sudah online dan transparan, dan putra daerah juga harus bersaing. "Artinya itu semakin kecil peluang untuk kolusi," imbuhnya.

Baca: Formasi CPNS 2018 Kejaksaan dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Baca: Link sscn.bkn.go.id Sulit Diakses, BKN Anjurkan Calon Pelamar Pendaftaran CPNS 2018 Lakukan Ini

Baca: Formasi CPNS 2018 Kemenag RI dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Baca: Kalo sscn.bkn.go.id Sulit Diakses, untuk Lowongan BUMN Bisa Diakses di Web bumn.go.id

Disampaikan dia, untuk formasi cumlaude di ULM diperlukan satu orang. Sedangkan untuk disabelitas nol formasi. Untuk lulusan S2 luar negeri, bisa ikut CPNS syaratnya, setelah memperoleh penyerataan ijazah dan surat keterangan dari Kementerian Riset dan Dikti.
"Untuk dosen akreditasinya yang disyaratkan pemerintah kampusnya minimal B," pungkasnya. (lis)

Baca Lebih Lengkap di Banjarmasin Post Edisi Cetak dan ePaper Kamis (20/9/2018)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved