Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Begini Kronologis Kecelakaan yang Tewaskan Balita di Daha Selatan Versi Polisi

Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang bocah balita di Desa Banuahanyar harus menjadi pembelajaran semua pihak.

Begini Kronologis Kecelakaan yang Tewaskan Balita di Daha Selatan Versi Polisi
istimewa
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang bocah balita di Desa Banuahanyar Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) harus menjadi pembelajaran semua pihak.

Kasat Lantas Polres HSS AKP Dana Setyana menjelaskan kronologis peristiwa laka lantas terjadi di Desa Banuahanyar menuju Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan itu.

Pada saat sebelum terjadi kecelakaan, Mobil Suzuki Pick Up Putih No Pol KH 8647 FQ yang dikemudikan oleh HD
berjalan dari arah Desa Banuahanyar menuju Desa Parigi.

Baca: Panduan Mencari Formasi CPNS 2018 di Link sscn.bkn.go.id, Simak Alur Pendaftaran CPNS 2018

Baca: Persyaratan Wajib Daftar CPNS 2018 di Kemendikbud, Formasi & Aturan di sscn.bkn.go.id

Saat itu, dari arah berlawanan datang sepeda kayuh yang dikemudikan M Hafis yang berboncengan dengan Syamsuri Ahmad.
Keduanya bersepeda dari arah Desa Parigi menuju Desa Banua Hanyar.

Diduga karena kurang keseimbangan, sepeda tersenggol body mobil pick up sebelah kanan.

"Saat hilang keseimbangan itu mengakibatkan penumpang sepeda terjatuh di bawah badan mobil sehingga terlindas ban belakang mobil pick up," katanya.

Sekadar diketahui, seorang bocah balita di Desa Banua Hanyar Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) tewas mengenaskan.

Baca: Jadwal Live RCTI Liga Europa Malam Ini: Paok vs Chelsea, Dudelange vs AC Milan, Arsenal vs Vorskla

Baca: Hasil China Open 2018 : Berry Angriawan/Hardianto Gagal Menyusul Marcus/Kevin di Perempat Final

Korban atas nama Syamsuri Ahmad (4,5) menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Desa Banua Hanyar RT 005 RW 003 pada Kamis, (20/9) sekitar pukul 10.15 WITA.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum kejadian korban sedang bersepeda di pinggir jalan. Saat itu ada mobil pic up pengangkut gas elpiji yang melintas.

Saat itu, diduga korban yang sedang dibonceng bersepeda dengan temannya terjatuh dan posisi terjatuh berdekatan dengan mobil yang melintas.

Nahas, kepala korban diduga terlindas ban mobil yang melintas sehingga mengakibatkan korban tewas ditempat.

Baca: 37 Polisi Akan Jaga Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Joko Widod-Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Penampakan Jambul Khatulistiwa Syahrini pada Konser 10 Tahun Karirnya yang Tiketnya Rp 25 Juta

Adanya musibah itu, cepat tersebar di media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari para netizen. Mereka menyebutkan bahwa kecelakaan merupakan murni musibah dan bukan disengaja.

"Harus menjadi perhatian para orangtua yang memiliki anak kecil. Supaya selalu mengawasi mereka saat bermain," kata satu di antara netizen.

Ada juga yang mengatakan peristiwa itu buka kesalahan sopir namun karena musibah yang tidak diinginkan oleh semua pihak.

(banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved