Berita Banjarmasin

Mahasiswa ULM Ini Raup Rupiah dari Berjualan Barang Bekas

Meski terbilang iseng, tapi omzet yang ia peroleh rata-rata perbulan mencapai Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

Mahasiswa ULM Ini Raup Rupiah dari Berjualan Barang Bekas
tribun jakarta
Beragam sepatu kualitas premium dijual murah di Taman puring 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mahasiswa bila masih mendapatkan bantuan biaya dari orang tua itu wajar, tapi tidak dengan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) jurusan Pendidikan Sosiologi, Diky Anjas Pratama.

Sejak semester empat ia sudah bisa menghasilkan uang sendiri, melalui hasil berbisnis pakaian bekas.

Dijelaskan Diky, awalnya ia hanya iseng untuk menambah uang jajan selama bekuliah.

Meski terbilang iseng, tapi omzet yang ia peroleh rata-rata perbulan mencapai Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

Baca: Persyaratan Wajib Daftar CPNS 2018 di Kemendikbud, Formasi & Aturan di sscn.bkn.go.id

Baca: Akhirnya Prabowo-Sandiaga Uno & Jokowi-Maruf Amin Jadi Capres-Cawapres di Pilpres 2019

"Saya mulai bisnis ini kurang lebih 3 tahun yang lalu, awalnya hanya iseng tapi saat ini omzetnya sangat menguntungkan," ujar Diky yang kini sudah memasuki semester akhir.

Menurutnya bisnis yang digelutinya sekarang sangat lumayan untuk sampingan, selain itu cukup bagus menambah pemasukan bagi mahasiswa atau pelajar.

"Karena bisnis ini bisa dibilang mudah untuk dijalankan, karna hampir semua orang punya produk fashion yang sudah tidak dipakai, dan disitu terdapat peluang," kata pemuda asli Banjar ini.

Untuk menyetok barangnya ia  kebanyakan berburu secara online dan terkadang mencari di pasar loak.

"Jadi saya mencari-cari barang original yang dijual murah biar bisa dijual lagi, kadang-kadang mencarinya juga di pasar loak," tuturnya.

Baca: Dahlan Iskan, Risma Hingga Machfud Arifin Masuk Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Mundur Lagi, Ini Penjelasan Disdikbud Kalsel Soal Gaji Honorer Tertunda Lagi

Ia membeberkan segmen pasarnya bukan hanya kalangan anak muda atau mahasiswa tapi jua orang tua.

"Segmen saya campuran, tergantung stok barang. Kalau orang tua kebanyakan beli sepatu kulit, kalau anak muda jenis casual seperti sepatu Converse atau Vans," ujarnya.

Untuk harga ia biasanya menyesuaikan kondisi barang bekasnya, kalau sepatu bekas ia membanderol dari Rp 100 ribu hingga Rp 900 ribu, jaket bekas Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, baju mulai Rp 70 ribu hingga Rp 150 ribu, sedangakan celana Rp 80 ribu sampai Rp 250 ribu.

(banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved