Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO : Masih Dalam Masa Pemeliharaan, Jalan Beton Di Desa Dalampagar Longsor

BPBD Kabupaten Banjar minta warga berhati-hati dalam menjalankan aktifitas. Tetap waspda terhadap pergeseran tanah susulan.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Pasca terjadinya longsor di Jalan Desa Dalampagar RT 1 Kecamatan Martapura Timur, BPBD Kabupaten Banjar minta warga sekitar tetap berhati-hati dalam menjalankan aktifitas. Tetap waspda terhadap pergeseran tanah susulan.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Banjar, Ricky Ferdianto mengatakan, lokasi longsor berada di tumbukan aliran arus sungai Martapura. Pihaknya bersama Dinas PUPR Provinsi dan Dinas PUPR Kabupaten Banjar sudah meninjau lokasi kejadian.

Berdasarkan data didapatnya, lokasi Dalampagar Ulu atau jembatan Teluk Selong Belok kanan sekitar 200 meter.

“Pertama kejadiannya pukul 18.30 wita, kemudian bertahap sampai tengah malam. Turunnya permukaan jalan yang menyebabkan sebagian jalan beton cor dan siring jalan rusak,” jelasnya, Kamis (20/9).

Baca: Saran BKN Jika Tak Temukan Formasi CPNS & Download Syarat di sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018

Baca: Formasi CPNS 2018 Kemenhub Lulusan SMA/SMK Sederajat Terbanyak Cek Infonya di Sscn.bkn.go.id

Baca: Persaingan Jadi Dosen ULM Ketat, Jatah CPNS Hanya 272 Formasi, Lulusan Luar Negeri Ikut Bersaing

Baca: Seleksi Dosen CPNS ULM Pakai Sistem CAT, Kabag Hukum dan Kepegawaian Jamin Tidak Ada Titipan

Jalan beton yang bergeser memiliki lebar sekitar 3,5 meter dengan panjang sekitar 70 meter, membentuk huruf V. Titik terdalam permukaan yang turun sekitar dua meter.

“Kemungkinan karena adanya aliran air dari atas mengakibatkan larutnya tanah dari daratan ke sungai, yang bisa mengakibatkan pergeseran beton yang berada diatasnya,” jelas Ricky.

Tindakan yang sudah dilakukan yakni warga sudah memasang rambu-rambu darurat, dan menutup jalan agar tidak dilewati kendaraan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel, H Makmur didampingi Konsultan Pengawas PT Winaya, Gawit Hidayat mengatakan, proyek ini sudah dikerjakan 2017 dengan menggunakan dana APBD Perubahan nilai kontrak Rp 1,5 miliar. Selesai akhir 2017 dan pekerjaan ini membeton lantai jalan dengan masa pemeliharaan satu tahun.

“Jadi ini sebenarnya masih dalam masa pemeliharaan, Desembar 2018 penyerahannya. Nantinya akan dibentuk tim independen untuk menyelidiki penyebab longsor dan cara-cara penangangannya,” katanya.

Panjang proyej jalan sekitar 400 meter dan jalan yang longsor sekitar 80 meter. Selanjutnya menunggu hasil kajian tim untuk melakukan langkah-langkah penaganannya.

Warga Desa Dalampagar, Salmani mengatakan, kejadian dua kali yakni sehabis mahgrib dan tengah malam. Dirinya sempat panik melihat kejadian tersebut, berlarian keluar rumah melihat apa sebenarnya yang terjadi.

“Dua kali kejadiannya. Kami sebenarnya sudah lama mengeluhkan ada pipa PDAM yang bocor, tetapi laporan kami tidak ditanggapi. Air PDAM yang bocor masuk kedalam rongga-rongga tanah,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help