Berita Regional

TGB Terusik Divestasi Newmont: Ini Menyentuh Integritas dan Kehormatan Saya

TGB Zainul Majdi tidak bisa tinggal diam dengan pemberitaan salah satu media terkait dugaan korupsi divestasi dan penjualan saham PT Newmont

TGB Terusik Divestasi Newmont: Ini Menyentuh Integritas dan Kehormatan Saya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi memberikan sambutansaat acara pembentukan Aliansi Strategis Alumni Universitas Al-Azhar Mesir dan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk 'Bangun Bangsa', di Jakarta, Rabu (21/2/2018). Alumni Al Azhar Mesir bersama Alumni ITB berikrar untuk bekerja bersama bahu membahu membangun kemandirian bangsa dan negara di berbagai bidang sesuai dengan arah cita- cita pendiri bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, tidak bisa tinggal diam dengan pemberitaan dari salah satu media terkait dugaan korupsi divestasi dan penjualan saham PT Newmont. TGB mengaku selama ini dirinya selalu merespon secara santai berita negatif yang menghampirinya. Bahkan, ia cenderung mendiamkan permasalahan seperti itu.

Salah satunya terkait hinaan seorang Ustaz yang memplesetkan namanya menjadi Tuan Guru Bajingan. "Banyak sekali berita negatif tentang saya yang diangkat ke publik. Bahkan saya dihina oleh seorang ustaz itu saya diam," ujar TGB.

Kata dia, pemberitaan negatif selama ini hanyalah emosi sesaat yang dilontarkan berbagai pihak. Sehingga, mantan politisi Demokrat ini pun tak mau ambil pusing dan justru berharap ruang publik dapat dimanfaatkan lebih baik ke depannya.

"Saya anggap itu hanya emosi sesaat, saya memaafkan. Untuk hal-hal seperti itu saya pilih membiarkannya, tentu saya berharap ruang publik sehat lagi dan diisi hal bermanfaat," kata dia.

Baca: Persaingan Jadi Dosen ULM Ketat, Jatah CPNS Hanya 272 Formasi, Lulusan Luar Negeri Ikut Bersaing

Baca: Formasi CPNS 2018 Kejaksaan dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Baca: Link Live Streaming China Open 2018 - Marcus/Kevin dan Jonatan Christie Main!

Baca: Seleksi Dosen CPNS ULM Pakai Sistem CAT, Kabag Hukum dan Kepegawaian Jamin Tidak Ada Titipan

Namun, untuk pemberitaan terkait divestasi dan penjualan saham PT Newmont itu dirinya mengaku berbeda menanggapinya lantaran menyentuh kehormatan dan integritasnya.

Menurut alumnus Al Azhar Kairo, Mesir itu, bila integritas seseorang hancur, maka teori sehebat apapun tidak berguna untuk menyelamatkannya.

"Tapi untuk hal ini beda, ini langsung menyentuh sisi yang paling penting di dalam kehidupan pribadi saya, yaitu integritas dan kehormatan saya," kata dia.

"Nah berita itu secara tendensius merusak kehormatan saya, berusaha merusak kehormatan dan integritas yang saya jaga selama ini. Tidak perlu jauh-jauh, belum kedalam isi berita, di tajuk berita sudah tendensius," katanya.

TGB kemudian bercerita mengenai kasus divestasi Newmont yang menurutnya sama sekali tidak memunculkan kerugian negara akibat dugaan pelanggaran dalam divestasi saham PT NNT hingga Rp 223,69 miliar.

"Lalu pemanfatan yang diperolah secara total sampai selesai penjualan saham, 127 juta dollar (Amerika Serikat) yang kita kurs-kan sekarang bisa mencapai Rp 1,8 triliun. Bagaimana bisa disebut kerugian?" ujar TGB.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved