Berita Hulu Sungai Tengah

NEWS VIDEO : Cekcok Lalu Main Bacok Pembakal Lokbuntar Dibekuk Polisi

Sebagai seorang Pambakal (Kepala Desa), Farid Ilwainey mestinya memberi contoh dan teladan yang baik dalam bersikap kepada masyarakat.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebagai seorang Pambakal (Kepala Desa), Farid Ilwainey mestinya memberi contoh dan teladan yang baik dalam bersikap kepada masyarakat.

Namun, Kades Lokbuntar yang tinggal di Rt 02 Kecamatan Haruyan, Hulu Sungai Tengah tersebut justru melakukan perbuatan tercela, yang tak pantas dicontoh. Dia menyelesaikan masalah dengan mengedepankan emosional, hingga melakukan tindak kriminal.

Parahnya lagi, tindak pidana penganiayaan, dia lakukan dalam kondisi mabuk dan membawa senjata tajam.

Korbannya, Rifani (33) warga Jalan Mualimin RT 011 Kelurahan Barabai Darat, Barabai, menderita luka cukup parah, setelah ditebasnya menggunakan parang besi. Beruntung korban masih bisa diselamatkan setelah dirawat di Rumah Sakit Damanhuri Barabai.

Baca: Jadwal Live iNews TV Timnas U-19 Indonesia vs Thailand di PSSI Anniversary Cup 2018

Baca: Rekap Hasil Perempat Final China Open 2018 - Tiga Wakil Indonesia Melaju ke Semifinal

Sementara, sang Kades yang melakukan perbuatansadis itu, berhasil ditangkap jajaran Polsek Haruyan, dan kini tersangka menjalani proses hukum di POlres HST.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, disampingi Plt KAsatreskrim Antoni SIlalahi, saat memberikan keterangan Pers, Jumat (21/9/2018) di Mapolres HST menjelaskan, tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang membuat terlukanya orang lain.

Tersangka diancam dengan hukuman dua tahun delapan bulan penjara. Mengenai kronologis kejadian penganiayaan tersebut, Sabana menjelaskan, berawal pada Selasa, 18 September 2018, pukul 22.00 wita.

Tersangka ke Desa Pandanu, Kecamatan Haruyan mengunjungi istri keduanya. Saat itu tersangka sedang duduk di sebuah warung yang tutup, depan rumah Abah Imus.

Tak lama datang Roni warga Desa Pudak Kecamatan Haruyan, dan menayakan kepada tersangka, “Kamu ada apa mencari Dadar”.

Tersangka kemudian menjawab “Kamu bukan level melawan aku. Kamu level lawan anakkku saja,” kata tersangka seraya mendorong tubuh Roni. Selanjutnya, tersangka dan Roni cekcok, hingga veradu mulut.

Baca: Usai Kalahkan Iran, Jadwal Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam di Piala AFC U-16 2018 Live MNC TV

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved