Berita Batola

Pemkab Batola Paling Sulit Bersihkan Material Runtuh Jembatan Mandastana Secara Manual

Pemkab Batola paling sulit menyingkirkan material jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana

Pemkab Batola Paling Sulit Bersihkan Material Runtuh Jembatan Mandastana Secara Manual
edi nugroho
Jembatan Mandastana Desa Tapinah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang sudah setahun ambruk. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola paling sulit menyingkirkan material jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang ambruk pada 17 Agustus 2017 lalu secara manual.

Penyingkiran atau pemindahan material Jembatan Mandastana yang runtuh itu tentu jika diizinkan oleh pihak Polda Kalsel yang menangani perkara ini.

“Hal tersulit menyingkirkan material jembatan Mandastana yang runtuh itu cukup sulit, apalagi peralatannya secara manual. Pembongkaran jembatan tentu seizin Polda Kalsel yang sedang menangani perkara ini,” kata Kepala Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Kabupaten Batola, Abdul Manaf, Kamis (21/9/18).

Baca: Usai Kalahkan Iran, Jadwal Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam di Piala AFC U-16 2018 Live MNC TV

Baca: Hasil Akhir Timnas U-16 Indonesia vs Iran di Piala AFC U-16 2018 - Skor Akhir 2-0, Bagas & Bagus!

Dijelaskannya, jasa pembongkaran sudah melihat kondisi jembatan Mandastana. Namun, jasa pembongkaran cukup kesulitan melakukan penyingkiran material jembatan runtuh secara manual.

Sebelumnya DPRD Kabupaten Batola mendesak agar pemkab setempat bisa memikirkan lokasi lain untuk pengganti jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang ambruk pada 17 Agustus 2017 lalu.

“Saya pikir Pemkab Batola perlu memikirkan lokasi lain untuk pengganti jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru. Sebab, sudah setahun ini kasus jembatan Mandastana masih dalam proses hukum Polda Kalsel. Jadi bangun baru saja jembatan di lokasi lain,” tegas salah satu anggota panitia khusus Jembatan Mandastana DPRD Kabupaten Batola.

Baca: 3 Fakta dan Rekor Baru Usai Hasil Timnas U-16 Indonesia vs Iran Berakhir 2-0 di Piala AFC U-16 2018

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 6, Manchester United vs Wolves, Arsenal vs Everton, Liverpool Southampton

Pansus, sambungnya, sudah mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola. Dari pihak PUPR menyatakan persoalan akan menjadi rumit selama Jembatan Mandastana masih dalam proses hukum.

“Jadi sepertinya Pemkab Batola juga tak berani membangun jembatan kembali Jembatan Mandastana selama kasus hukumnya masih jalan. Di sisi lain, warga menunggu-nunggu kapan dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Sudah setahun jembatan terbengkalai,” tegas Suriani. (banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved