Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Pengakuan Pelaku Penusukan di Kandangan Pasca Diamankan Personel Polres HSS

Pelaku penusukan yang terjadi di kawasan Gedung Olahraga dan Seni (GOS) berhasil diamankan aparat berwajib.

Pengakuan Pelaku Penusukan di Kandangan Pasca Diamankan Personel Polres HSS
istimewa/kiriman warga
Suasana pasca perkelahian 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Pelaku penusukan yang terjadi di kawasan Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Jalan Aluh Idut Kandangan Utara, Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil diamankan aparat berwajib.

Tidak lama setelah peristiwa penusukan yang terjadi pada Jumat, (21/9) siang, Satuan Reskrim Polres HSS berhasil mengamankan pelaku di rumahnya sekitar pukul 16.00 WITA.

Pelaku berinisial IN warga Desa Bariang Kecamatan Kandangan ini hanya pasrah saat diamankan oleh anggota Satreskrim Polres HSS.

Baca: Usai Kalahkan Iran, Jadwal Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam di Piala AFC U-16 2018 Live MNC TV

Baca: Hasil Akhir Timnas U-16 Indonesia vs Iran di Piala AFC U-16 2018 - Skor Akhir 2-0, Bagas & Bagus!

Pengakuan dari pelaku, dia tidak ada niat mau melakukan penusukan kepada korban dengan inisial MH. Awalnya dia datang ke lokasi kejadian untuk menemui temannya.

Saat itu, temannya bersama dengan korban sedang berada di kawasan GOS Aluh Idut. Saat dirinya datang, dia diserang lebih dulu oleh korban yang saat itu dikatakannya dalam kondisi mabuk.

"Memang sebelumnya sudah ada perselisihan. Saya pernah diancam olehnya. Saat saya mendekat untuk menemui teman saya, dia menyerang lebih dulu menggunakan balok kayu," katanya di ruang penyidik Polres HSS.

Dirinya dipukul dengan kayu sebanyak dua kali dan melukai tangannya. Selanjutnya dia mengambil senjata tajam yang sering dibawanya.

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 6, Manchester United vs Wolves, Arsenal vs Everton, Liverpool Southampton

Melihat IN mencabut senjata, korban berusaha lari namun dikejar oleh pelaku. Kemudian IN menusuk bagian pinggul korban.

Tidak hanya itu, pelaku juga kembali menusuk punggung korban. Setelah itu, IN melarikan diri.

"Memang tidak ada niat membunuh. Sajam saya bawa karena sudah terbiasa dibawa karena kerja di bangunan. Saat saya lari, saya juga tidak mengetahui kalau dia sampai meninggal," katanya.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved