Kriminalitas Regional

Sipir Lapas Ini Terciduk Sedang Menjemput Sabu-sabu, Ternyata Dikendalikan Napi Narkoba

Ia diduga masuk dalam jaringan narkoba Internasional yang dikendalikan oleh narapidana di lapas setempat.

Sipir Lapas Ini Terciduk Sedang Menjemput Sabu-sabu, Ternyata Dikendalikan Napi Narkoba
Tribun Medan
Sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Maredi Sutrisno yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN)karena terlibat jaringan narkoba. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LUBUKPAKAM - Petugas Sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Maredi Sutrisno ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Ia diduga masuk dalam jaringan narkoba Internasional yang dikendalikan oleh narapidana di lapas setempat.

Saat ini dirinya pun sudah dipindahkan dari tahanan BNN Deliserdang ke BNN Provinsi Sumut.

Kepala BNN Deliserdang, AKBP Safwan Hayat mengatakan kalau penangkapan Maredi berawal dari informasi yang mereka terima. Selanjutnya merekapun mengembangkan informasi itu dengan berkordinasi dengan BNN Pusat.

"Jadi pengembangan dilakukan pakai alat canggih dan harus orang Jakarta (BNN Pusat) yang memakainya karena mereka yang pandai. Kemudian dari situ BNN Pusat turun dan kembali kordinasi sama kita dari Kabupaten,"ujar Safwan Jum,at, (21/9/2018).

Baca: Live MNC TV Timnas U-16 Indonesia Vs Iran, Iran Miliki Misi Khusus di Piala AFC U-16 2018

Saat Maredi ditangkap pada Minggu, (16/9/2018) malam di kawasan Tanjung Morawa yang bersangkutan disebut Safwan baru saja menjemput barang (Narkoba) 40,4 gram dan termonitor.

Disebut kalau barang merupakan milik warga binaan yang ada di dalam lapas.

Baca: Formasi CPNS 2018 Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Cek di sscn.bkn.go.id

"Jadi dia (Maredi) baru jemput barang, yang mengendalikannya orang dalam (dari Lapas). Saat ini terus dilakukan pengembangan karena ini kalau ditotal-total dari seluruh pelaku barang buktinya total keseluruhan hampir 50 kg. Ya ini jaringan internasional dan awalnya ditangkap dari Tanjung Balai. Di Tanjung Balai ada dua kasus yang berbeda itu dan yang satu ada kaitannya sama yang di sini (Lapas)," kata Safwan.

Baca: Link Live Streaming MNC TV - Live Streaming Timnas U-16 Indonesia vs Iran Piala AFF U-16 Sore Ini

Ia mengakui beberapa hari setelah ditangkap Maredi sempat dititipkan BNN Pusat dan ditahan di kantor mereka. Namun dua hari lalu ia pun sudah dititipkan ke BNN Provinsi untuk pengembangan lebih lanjut.

"Kita sempat ikut mengembangkan kasus ini ketika dilakukan pengembangan di Medan dan berhasil ditangkap tapi karena dilakukan pengembangan ke daerah lain kita tidak ikut lagi. Makanya dia sudah kita antarkan ke BNN Provinsi," katanya. (*)

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved