Kafe Ini Sajikan Pepes Patin Minim Lemak

Di tempat kuliner ini ada tiga menu andalan yaitu Ayam Siram Dabu-dabu, Ayam Geprek Sambalado, dan Pepes Ikan Patin Kemangi.

Kafe Ini Sajikan Pepes Patin Minim Lemak
banjarmasin post group
INILAH menu istimewa di Niraz CafĂ© Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berwisata kuliner di Kota Banjarmasin memang takkan ada habisnya. Rumah makan bertaburan di mana-mana, mulai kelas kaki lima hingga kafe atau restoran di hotel berbintang.

Ragam kuliner yang dijual pun sangat bervariasi. Di antaranya adalah menu Nusantara seperti Pepes Patin, Ayam Geprek, dan Ayam Goreng yang disajikan di Niraz Café di lantai satu Niraz Guest House yang beralamat di Jalan Banjar Indah, Banjarmasin.

Di tempat kuliner ini ada tiga menu andalan yaitu Ayam Siram Dabu-dabu, Ayam Geprek Sambalado, dan Pepes Ikan Patin Kemangi. Masing-masing memilik cita rasa tersendiri yang pastinya sangat menggoda selera.

Di Niraz café ada ciri khas masakan Banjar dan Sulawesi. Misalnya Pepes Ikan Patin Kemangi yang merupakan masakan khas Banjar namun dikreasi dengan dicampuri kemangi. Biasanya menu jenis ini tanpa kemangi.

Pepes ini berbahan daging patin yang dibaluri rempah-rempah yang telah dihaluskan. Di antaranya remah belimbing wuluh, kemangi, bawnag merah, bawang putih, kemiri, cabai, rawit dan cabai merah. Daging ikannya yang telah dibumbui dibungkus daun pisang.

Cook Niraz Guest House, Fatimah, menuturkan pepes patin olahannya minim lemak. Patin memang ikan yang mengandung banyak lemak, namun berkat teknik memasak yang berbeda mampu menimalisasi kadar lemak.

Caranya, sebelum dibakar, ikannya dikukus selama 15 menit tanpa bumbu. Setelah itu ikannya diberi bumbu, didiamkan sebentar hingga bumbunya meresap kemudian bakar hingga matang. “Pengukusan itu mengurangi kadar kolesterol. Aroma amis atau anyir ikannya pun berkurang. Jika tidak dikukus, anyirnya masih tercium,” ujarnya, Sabtu (22/09/2018).

Tekstur dagingnya tebal dan lembut. Rasa rempahnya cukup dominan sehingga kian menguatkan rasa sedap. Tercium sedikit aroma kemangi saat menyantapnya. Pihaknya sengaja menambahkan kemangi agar aromanya lebih wangi.

Selengkapnya baca koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (23/09/2018).

www.banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved