Pilpres 2019

PAN Sebut Kampanye Salam Dua Periode Jokowi-Ma'ruf Terhenti

Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pengundian yang dilakukan di Kantor KP

PAN Sebut Kampanye Salam Dua Periode Jokowi-Ma'ruf Terhenti
KOMPAS TV
Calon Presiden (Capres) petahana Joko Widodo - Prof KH Ma'ruf Amin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019.

Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pengundian yang dilakukan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Jumat (21/9/2018) malam.

Berdasarkan hasil pengundian tersebut Pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut 01.

Sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan nomor urut 02.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Live MNC TV dan RCTI, MU vs Wolves dan Brighton vs Tottenham

Menanggapi hal tersebut Ketua DPP Yandri Susanto bersyukur pasangan calon yang diusungnya mendapatkan nomor 02.

Dengan nomor urut tersebut maka kubu Jokowi-Ma'ruf akan berhenti mengkampanyekan salam dua periode.

Baca: Ini Alasan Sebenarnya Youtuber Hari Jisun Kecewa pada Acara yang Dipandu Deddy Corbuzier

"Nomor urut alhamdulillah karena kami inginnya nomor dua karena minimal hentikan salam dua periode," katanya di usai menghadiri pengundian nomor urut.

Menurutnya dengan nomor urut tersebut kubu petahana mati langkah karena selama ini mengkampanyekan salam dua periode dengan mengacungkan dua jari.

Baca: Siapa Hari Jisun?, Youtuber yang Terlibat Adu Komentar dengan Deddy Corbuzier

Selama ini menurut Yandri kampanye dua periode masif dihembuskan oleh kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Bayangkan bagaimana mereka hapus jejak digital salam dua periode karena itu kampanyekan nomor dua. Saya kira mereka berharap nomor dua karena narasi salam dua periode terus menerus," katanya.

Selain itu ia mengatakan terdapat makna dari hasil undian kubu Jokowi-Ma'ruf mendapatkan nomor urut 01.

Baca: Mitos 13 yang Dianggap Bawa Sial, dari Kisah Yesus, Film Thor hingga Bangsa Sumeria Kuno

Makna tersebut yakni Jokowi cukup satu periode memimpin pemerintahan Indonesia.

"Jadi ini bagi Prabowo sebuah keberuntungan karena menghentikan narasi salam dua periode, cukup satu periode," ujar dia.

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help