Berita Kabupaten Banjar

Api Kembali Bakar Lahan di Tahura, Area Puncak Terpaksa Ditutup Sementara

Si jago merah berkobar di puncak pegunungan satu kawasan Tahura, yakni Puncak Tengger mengarah ke Bukit Besar, Minggu (23/9/2018).

Api Kembali Bakar Lahan di Tahura, Area Puncak Terpaksa Ditutup Sementara
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Anggota Yonif 623 Banjarbaru, Sungai Ulin turut memadamkan api yang membakar pegunungan di Tahura. Kebakaran diperkirakan berlangsung sejak pukul 11.00 wita, Minggu (23/9) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam kembali dimakan api.

Si jago merah berkobar di puncak pegunungan satu kawasan Tahura, yakni Puncak Tengger mengarah ke Bukit Besar, Minggu (23/9/2018).

Petugas pemadam kebakaran lahan, mulai dari pegawai Tahura, tim BPBD dan Manggala Agni tak henti mencoba memadamkan api.

Bahkan turut turun tangan anggota kepolisian dan personil Yonif 623 Banjarbaru.

Baca: Dul Putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty Mengenang Kisah Cinta Orangtuanya, Banyak yang Bilang ini

Berlangsung sejak sekitar pukul 11.00 wita, api terus dicoba padamkan.

Bahkan akibatnya, pegunungan di Tahura dipenuhi asap.

Begitupun kelatu tanaman yang terbakar bertebaran di pegunungan.

Baca: BKN Umumkan Formasi dan Syarat Jadi PNS di BKN Pusat dan Regional, Seleksi CPNS 2018 3 Hari Lagi

Karena kebakaran lahan itu pula, pengunjung yang naik ke puncak pun ditahan oleh petugas terlebih dahulu.

Sementara waktu, disampaikan oleh Kasi Kedaruratan Tahura Sultan Adam, Heru mengatakan kalau Puncak Tengger untuk sementara ditutup.

"Sementara ada kebakaran, pengunjung kami tahan terlebih dahulu. Karena khawatir mengganggu petugas yang memadamkan api," terang Heru.

Baca: 3 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Kemenkominfo Buka Formasi 291 Posisi

Hingga saat ini, petugas pun masih mencoba memadamkan api. Api membesar hingga menuruni gunung dan menuju hutan di dekat Kolam Belanda.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help