Ekonomi dan Bisnis

Divre Bulog Kalsel Targetkan Serap 22 Ribu Ton Beras Lokal Hingga Akhir 2018

Bulog Divre Kalimantan Selatan (Kalsel) targetkan bisa serap 22 ribu ton beras hasil produksi petani lokal Kalsel

Divre Bulog Kalsel Targetkan Serap 22 Ribu Ton Beras Lokal Hingga Akhir 2018
banjarmasinpost.co.id/acm
Pedagang beras lokal di Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bulog Divre Kalimantan Selatan (Kalsel) targetkan bisa serap 22 ribu ton beras hasil produksi petani lokal Kalsel hingga akhir Tahun 2018.

Walau hingga memasuki Bulan September 2018 baru serap kurang lebih 50 persen dari jumlah tersebut, Kepala Bulog Divre Kalsel, Awaludin Iqbal optimis bisa penuhi target.

Dijelaskan Iqbal, secara historis intensitas penyerapan beras lokal di Kalsel cenderung tinggi dan memuncak pada periode akhir tahun.

Baca: Pro Kontra Hari Jisun yang berseteru Dengan Deddy Corbuzier, Postingan Adik Jisun Bikin Rame

Baca: Daftar Instansi Ada Formasi CPNS Khusus SMA/SMK, Pendaftaran CPNS 2018 Hanya di Link sscn.bkn.go.id

Baca: Ayu Ting Ting Disebut Mirip Song Hye Kyo, Lihat Fotonya Ini Kembali Beredar di Instagram

"Kalau dilihat historis akhir tahun akan tinggi, tapi akan terus kami pantau. Karena target penyerapan 22 ribu ton ini khusus untuk beras lokal daerah," kata Iqbal.

Soal harga pembelian di gudang Bulog, pihaknya akan tetap mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2015.

Dimana harga pembelian gabah kering panen yaitu Rp 3.700 dan dengan fleksibilitas harga menjadi Rp 4.070 perkilogram.

Sedangkan harga beras di gudang Bulog dipatok Rp 7.300 dengan fleksibilitas harga bawah Rp 8.030 dan harga atas Rp 9.950 untuk beras medium.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help