Berita Hulu Sungai Selatan

Ini Data Delapan Rumah yang Terbakar di Telaga Langsat

Kapolsek Telaga Langsat IPTU Hendro W mengatakan penyebab musibah kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Ini Data Delapan Rumah yang Terbakar di Telaga Langsat
aprianto
Petugas memasang garis polisi di kolasi kebakaran Telaga Langsat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -Delapan rumah menjadi korban musibah Kebakaran yang terjadi di Desa Lokbinuang Kecamatan Telaga Langsat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Senin, (24/9) sekitar pukul 03.45 WITA.

Kapolsek Telaga Langsat IPTU Hendro W mengatakan penyebab musibah kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Dari delapan rumah yang terbakar dihuni oleh tujuh kepala keluarga dan 20 jiwa. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Baca: Delapan Rumah Hulu Sungai Selatan Ludes Terbakar Dini Hari Tadi, Ini Penyebabnya

Baca: Ratusan Personel Polres Amankan Hearing Wabup, Ada Kabat Bupati dan Wakil Tak Harmonis

Baca: Ayu Ting Ting Disebut Mirip Song Hye Kyo, Lihat Fotonya Ini Kembali Beredar di Instagram

Baca: Anggota BPK Banjarmasin Geram, Pencuri Alat Pemadam Kembali Bikin Teror

"Untuk api diduga berasal dari dapur rumah milik Korban Kasman. Api langsung menyebar ke rumah penduduk lainnya," katanya.

Untuk data korban musibah kebakaran yakni Kasman (56) dengan tujuh jiwa, Jursani (60) dengan dua jiwa, Hj Normah (65) dengan satu jiwa.

Amrani (60) dengan tiga jiwa, Hamidah (65) satu jiwa, Fauzi (55) dengan empat jiwa, H Sabran (70) dengan dua jiwa dan satu rumah kosong milik alm Maskurba.

Sekadar diketahui, Musibah kebakaran terjadi di Desa Lokbinuang Kecamatan Telaga Langsat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin, (24/9) sekitar pukul 03.45 WITA.

Ada delapan rumah yang diketahui menjadi korban amukan si jago merah dini hari tadi. Lima diantaranya ludes terbakar dan sisanya mengalami kebakaran hampir 50 persen.

Berdasarkan data yang dihimpun, musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 03.45 WITA. Kondisi yang awalnya hening karena warga sedang beristirahat seketika menjadi gaduh.

Api yang diduga berasal dari kompor gas di dapur rumah milik satu di antara korban musibah kebakaran cepat membesar hingga merembet ke rumah lainnya.

Warga langsung bahu membahu untuk memadamkan api. Bantuan dari para relawan Unit BPK dari baik Kandangan, Barabai berdatangan untuk membantu memadamkan api.

Setelah berjuang dengan cepat, akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Namun api sudah melumat delapan rumah milik warga. (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved