Berita Kabupaten Banjar

Jalan Longsor di Dalam Pagar Bertambah Panjang, Situs Sejarah Datu Kelampayan Terancam

Proyek Jalan di Desa Dalam Pagar Kecamatan Martapura Timur yang dikerjakan oleh PT Gunung Willis kembali longsor, Sabtu (22/9)

Jalan Longsor di Dalam Pagar Bertambah Panjang, Situs Sejarah Datu Kelampayan Terancam
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Pambakal menunjukkan longsor yang bertambah ancam situs sejarah Datu Kelampayan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN — Proyek Jalan di Desa Dalam Pagar Kecamatan Martapura Timur yang dikerjakan oleh PT Gunung Willis kembali longsor, Sabtu (22/9) dan Minggu (23/9) malam dengan total panjang jalan yang longsor RT 1 di desa itu menjadi 120 meteran, sebelumnya longsor terjadi pada Rabu (19/9) malam, longsor terjadi dengan panjang sekitar 80 meter.

Lokasi jalan yang longsor makin mengancam situs sejarah, Datu Kelampayan, Syekh Muhammad Arsyad Albanjari.

Longsor berjarak sekitar seratus meteran saja lagi dengan kediaman Datu Kelampayan dan musalla Hidayah yang digunakan Datu Kelampayan mengajar.

Baca: Tak Terasa Air Mata Menetes di Pipih Bunda Haringga Sirla, Duka Mendalam untuk The Jakmania Muda

Kepala Desa Dalampagar Ulu, H Masudi pun resah khawatir terjadi longsor susulan dan menelan korban jiwa.

Terlebih jalan yang longsor masih digunakan sebagian warga terutama anak-anak menuju sekolah dasar.

“Bertambah panjang, retakan dan longsornya. Baru-baru tadi pada malam Minggu dan malam tadi sekitar pukul 22.00 wita, beruntung tidak ada korban jiwa,” katanya, Senin (24/9).

Baca: Pro Kontra Hari Jisun yang berseteru Dengan Deddy Corbuzier, Postingan Adik Jisun Bikin Rame

Dia menjelaskan, pengguna jalan yang longsor tidak hanya warga Desa Dalampagar Ulu, tetapi juga Dalampagar Ilir, Sungai Kitanu dan Desa Akarbaru serta Desa Melayuilir. Menjadi akses jalan ke Martapura Kota.

“Karena adanya longsor, maka warga menggunakan jalan Syekh Muhammad Arsyad Albanjary. Sedikitnya ada 10 rumah warga kami yang terkena dampak, rusak cukup berat ada tiga rumah,” jelasnya.

Pihaknya berharap ada penanganan segera dari pihak terkait.

Baca: Daftar Instansi Ada Formasi CPNS Khusus SMA/SMK, Pendaftaran CPNS 2018 Hanya di Link sscn.bkn.go.id

Mengingat jumlah penduduk di desanya sekitar 350 KK.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved