Berita Kalteng

Kepala BPN Kalteng Serahkan 39 Sertifikat Tanah Peringati Hari Agraria

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPN Kalteng, Perlopor, menyerahkan sebanyak 39 dokumen sertifikat tanah

Kepala BPN Kalteng Serahkan 39 Sertifikat Tanah Peringati Hari Agraria
faturahman
Kepala BPN Kalteng, Pelopor saat menyerahkan 39 sertifikat tanah saat Hari Agraria dan Tata Ruang tahun 2018 di Halaman Kantor Badan Agraria dan Tata Ruang di Jalan Wilem AS, Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Tengah, Senin (24/9/2018) memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang 2018 di Halaman Kantor Badan Agraria dan Tata Ruang di Jalan Wilem AS, Palangkaraya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPN Kalteng, Perlopor, menyerahkan sebanyak 39 dokumen sertifikat tanah kepada masyarakat dan instansi yang selama ini sebagian diantaranya kesulitan dalam pembuatannya, karena masalah klaim lahan.

Salah satunya adalah lahan untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) di Jalan Dulin Kandang seluas sepuluh hektare, Desa Kereng Bengkirai di Kecamatan Sabangau, Palangkaraya yang tiga tahun terkatung-katung, akibat klaim lahan.

Baca: Dikira Pelaku Penculikan Anak yang Pura-pura Gila, Begitu Diamankan Faktanya Bikin Geli

Kepala BPN Kalteng, Pelopor dalam kegiatan tersebut, mengatakan, program pembuatan dan pembagian sertifikat di Kalteng ditargetkan mencapai 140 ribu sertifikat.

"Tak perlu bayar yang penting pasang patok tanahnya dan diukur oleh petugas BPN, karena untuk program nasional ada 7 juta sertifikat yang akan dibagikan,"ujarnya.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming MNC TV Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam di Piala AFC U-16 2018

Badan pertanahan nasional dan agraria Kalteng sudah melakukan transparansi dalam hal tata ruang, kurang lebih 2000 lebih bidang tanah ditargetkan sudah terdaftar."
Pembangunan infrastruktur sebagai syarat berkembangnya investasi dan satu sayaratnya adalah legalitas tanah," ujarnya.

Dikatakan, diperlukan dukungan dari instansi pemerintah untuk pemanfaatan aset tanah dan hak tanah, pemerintah sudah melakukan pendaftaran melalui PTSL."Ini bertujuan untuk menghindari sengketa tanah di kemudian hari,"ujarnya.

Baca: 5 Fakta Tewasnya The Jakmania, Bikin Tambah Angker Laga Maut Persib vs Persija

Lebih jauh dia mengatakan, Informasi detil tata ruang terus ditingkatkan melalui sistem elektronik, apa yang sudah baik selama ini akan terus ditingkatkan sehingga administrasi pertanahan bisa lebih baik lagi.

"Kami juga menyampaikan penghargaan kepada semua kepala daerah, dan seluruh Kepala ATR /BPN yang telah bekerja secara optimal, dalam rangka mewujudkan kemakmuran masyarakat," demikian dikatakan Pelopor mengutip pernyataan Menteri Agraria, Sofian A Djalil.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help