Berita Kabupaten Banjar

Lebih Tujuh Jam Api Mengepung Pegunungan Tahura, Petugas Pun Turunkan Helikopter

Sebagai tempat wisata yang selalu ramai ketika weekend dan tidak sedikit yang menginap, Heru mengimbau agar pengunjung Tahura

Lebih Tujuh Jam Api Mengepung Pegunungan Tahura, Petugas Pun Turunkan Helikopter
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sebagai tempat wisata yang selalu ramai ketika weekend dan tidak sedikit yang menginap, Heru mengimbau agar pengunjung Tahura tidak menyalakan api.

Kali ini penanganan kebakaran lahan di tempat wisata tersebut juga menurunkan helikopter untuk melakukan Heli Water Boombing.

Terlebih bantuan heli begitu terasa oleh Tim Daop Manggala Agni Kabupaten Banjar.

"Sangat membantu sekali heli water boombing ini. Penanganan kebakaran jadi lebih cepat. Terlebih pada medan yang jenis tanahnya mineral," ucap Danru 03 Daop Manggala Agni Kabupaten Banjar, Sailillah.

Baca: Pro Kontra Hari Jisun yang berseteru Dengan Deddy Corbuzier, Postingan Adik Jisun Bikin Rame

Baca: Pakai Aplikasi Tuyul Bisa Raih Rp 30 Juta Sebulan, Go-Jek dan Grab Berlomba Memberantas

Baca: Daftar Instansi Ada Formasi CPNS Khusus SMA/SMK, Pendaftaran CPNS 2018 Hanya di Link sscn.bkn.go.id

Setelah beberapa saat tim di darat memadamkan kebakaran, heli pun datang membantu menghujani air.

Terlebih ketika api menuju Kolam Belanda di kawasan Tahura.

Ia mengatakan api menyebar hingga beberapa titik.

Bahkan hampir mengenai wilayah repiter, yakni area camping Tahura di Puncak Tengger.

Helikopter tak henti menyirami api yang menyala.

Lebih puluhan kali heli datang dan pergi menangani kebakaran.

Pada titik api yang menyala heli tersebut menyiramkan air yang dibawa.

Lebih dari tujuh jam kebakaran lahan di Tahura terjadi.

Akibatnya pohon di Tahura berubah menjadi cokelat karena terbakar.

Pengunjung pun tak bisa ke puncak karena adanya penanganan dan pengamanan pada kebakaran.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved