Berita Banjarmasin

Pemprov Kalsel Menghendaki Perempuan di Eksekutif dan Legeslatif Mencapai 30 Persen

"Diharapkan Kalimantan Selatan keterwakilan perempuan dalam eksekutif maupun legeslatif mencapai 30 persen"

Pemprov Kalsel Menghendaki Perempuan di Eksekutif dan Legeslatif Mencapai 30 Persen
muhammad maulana
Jambore Forum Anak Daerah Kalsel, di Hotel Rodhita, Banjarmasin, Minggu (23/9/2018) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keterlibatan perempuan dalam dunia pemerintahan rupanya sangat dibutuhkan. Baik dalam eksekutif maupun legeslatif.

Assisten Pemerintahan Setda Provinsi Kalsel, H Siswansyah mengatakan bahwa pemerintah provinsi Kalsel dalam hal ini sangat mendukung program pemberdayaan perempuan dan anak.

Dirinya menunjukkan tiga jari kanannya sebagai simbol three and plus one. Dirinya menjelaskan yang pertama hentikan kekerasan perempuan dan anak.

Baca: Gagal Dinikahi Wakil Rakyat, Shinta Bachir: Setelah Dilamar Itu Baru Ketahuan Aslinya

Baca: Instastory Terakhir Haringga Sebelum Tewas Dikeroyok Oknum Bobotoh Jelang Laga Persib vs Persija

Baca: Laporkan Dana Kampanye, Pasangan Jokowi-Maruf Ternyata Lebih Gede Ketimbang Prabowo-Sandi

Kedua, hentikan perdagangan orang. Ketiga, hentikan kesenjangan ekonomi terhadap perempuan.

Dan plusnya menekan ketertinggalan perempuan dalam politik, atau gender.

"Diharapkan Kalimantan Selatan keterwakilan perempuan dalam eksekutif maupun legeslatif mencapai 30 persen. Itu harapannya, kalau belum bisa ya 15 persen sampai 20 persen dulu," tuturnya pada banjarmasinpost.co.id, seusi kegiatan Jambore Forum Anak Daerah Kalsel, di Hotel Rodhita, Banjarmasin, Minggu (23/9/2018) siang.

(Banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Penulis: M Maulana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help