Berita Kalteng

Tiga Tahun Tertahan Pembangunan MAN Insan Cendikia Dilanjutkan Kembali

Pembangunan sekolah unggulan MAN Insan Cendikia (MAN IC) Lingkar Luar Jalan Dulin Kandang, Kelurahan Kereng Bengkirai

Tiga Tahun Tertahan Pembangunan MAN Insan Cendikia Dilanjutkan Kembali
tribunkalteng.co/fathurahman
Kepala Kemenag Kalteng, Masrawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pembangunan sekolah unggulan MAN Insan Cendikia (MAN IC) Lingkar Luar Jalan Dulin Kandang, Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, akhirnya mendapatkan sertifikat.

Lahan seluas sepuluh hektare yang ingin dibangun untuk gedung sekolah ungggulan MAN IC tersebut, selama ini bermasalah, karena ada yang mengklaim bahwa lahan tersebut sebagian milik warga.

Akibatnya, selama tiga tahun ini pembangunan sekolah unggulan Milik Kementerian Agama Pusat tersebut menjadi terbengkalai, karena terganggu dengan adanya klaim lahan.

Baca: Cara Diet Sukses dan Badan Tetap Ramping Ala Nia Ramadhani, Tiap Hari Makan 3 Jenis Makanan ini Saja

Bangunan sekolah yang sudah dibangun hingga 40 persen mandeg.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah, Masrawan, Senin (24/9/2018) mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait melanjutkan pembangunan MAN Insan Cendikia tersebut.

Baca: Curahan Driver Ojek Online, karena Persaingan Banyak memicu Munculnya Ojek Tuyul

"Dulu kami belum punya sertifikat lahan tetapi setelah diproses akahirnya lahan itu sudah resmi milik kami seluas sepuluh hektare, sertifikatnya sudah kami terima dari BPN dalam pembagian yang dilakukan dalam tahun ini," ujarnya.

Dikatakan dia, akibat adanya masalah klaim lahan tersebut, rencana perekrutan siswa yang harusnya dilakukan sudah tiga kali, belum bisa dilakukan.

Baca: Formasi CPNS 2018 Basarnas, Lihat Syarat Daftar di Link sscn.bkn.go.id, Situs Pendaftaran CPNS 2018

Menurut dia, pembangunan gedung MAN IC yang sudah mencapai 40 persen untuk pembangunan awal akan dilanjutkan hingga tuntas tahun depan, diharapkan akhir tahun depan sekolah sudah bisa difungsikan.

"Dana yang telah terpakai untuk membangun hingga 40 persen tersebut akan diusulkan kembali ke Kemenag Pusat, dana yang terpakai Rp100 miliar akan ditambah Rp8 miliar hingga pembangunannya tuntas,"ujarnya.

www. banjarmasinpost.co.id/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved