CPNS 2018

CPNS 2018 - Jeritan Hati 500 Honorer K-2 di Kalsel, Tak Bisa Jadi PNS Gara-gara Ini

Padahal dulu ketika masuk menjadi tenaga honorer ada moratorium harus melalui jalur K-2 alias mengabdi

CPNS 2018 - Jeritan Hati 500 Honorer K-2 di Kalsel, Tak Bisa Jadi PNS Gara-gara Ini
banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
Puluhan honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Kapuas melakukan aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masniah kini sudah berusia 37 tahun dan mengabdi 16 tahun di SDN Banua Anyar III, Kota Banjarmasin.

Hingga kini dia tidak kunjung diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Padahal dulu ketika masuk menjadi tenaga honorer ada moratorium harus melalui jalur K-2 alias mengabdi di honorer dulu sebelum diangkat CPNS.

Namun, aturan tersebut berubah dan ikut jalur CPNS dipukul rata. Selain itu ada aturan yang memaksa Masniah mengubur impiannya menjadi PNS.

Soalnya, ada batasan usia untuk mendaftar mengikuti seleksi CPNS di formasi umum. Batasan usia 35 tahun menjadi penghalang bagi Masniah untk bisa ikut seleksi CPNS tahun ini.

Baca: Daftar Instansi Ada Formasi CPNS Khusus SMA/SMK, Pendaftaran CPNS 2018 Hanya di Link sscn.bkn.go.id

Senin (24/9) kemarin dia bersama rombongan berjumlah 13 orang yang juga berstatus honorer mendatangi gedung DPRD Kalsel untuk menyuarakan protes kepada pemerintah.

“Kami harapkan pemerintah memperhatikan nasib kami. Sebab, yang tua seperti saya tidak bisa ikut CPNS karena persyaratannya harus usia 35 tahun. Usia kami sudah lewat dan tidak bisa ikut, sementara katanya tenaga honorer kategori-2 (K-2) diprioritaskan masuk CPNS,. Bagaimana ini!” protes Masniah yang didapuk jadi ketua forum komunikasi honorer K-2.

Baca: Di Balik Suksesnya Tarian Kolosal Pangeran Samudera, 150 Penari Ini Latihan Sebulan

Disebutkan dia, setelah diinventarisasi, sedikitnya 13 orang yang K-2 di level provinsi yang mempunyai masalah soal batasan usia. Bahkan, sampai usia 50 tahun ke atas. Belum bisa ikut CPNS yang umum.

Dia menghendaki UU ASN direvisi agar nantinya keluar aturan revisi mengangkat K-2 tanpa batasan umur. “Kendala kami di provinsi, ya, memang usia. Karena itu kami minta sebagai honorer yang diakui,” ucapnya.

Dia menyebut, untuk K-2 di Kalsel berjumlah sekitar 500 orang. “Di Kota Banjarmasin saja ada 127 orang K-2. “Rata rata semuanya mengeluh. Kami akan terus mendesak agar bisa diberikan alokasi khusus untuk K-2,” tandas Masniah.

Baca: Piala AFC U-16 2018, Tahan Imbang Iran, Pelatih India Fokus Hadapi Timnas U-16 Indonesia

Selain Masniah, perwakilan guru honor SMA/SMK juga mengadu ke Komisi IV DPRD Kalsel. Mereka kecewa karena masih belum terakomodasi pada formasi seleksi CPNS 2018.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help