Berita Banjarbaru

Demi Dongeng, Bunda Enik Rela Tinggalkan PNS, untuk Anak-anak Gratis Lho!

Hal itulah yang membuat Enik Mintarsih atau yang akrab disapa Bunda Enik terpanggil untuk menjadi pendongeng di Kalsel.

Demi Dongeng, Bunda Enik Rela Tinggalkan PNS, untuk Anak-anak Gratis Lho!
Istimewa
Enik Mintarsih atau yang akrab disapa Bunda Enik saat mendongeng dihadapan sejumlah anak-anak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mendengarkan dongeng bagi anak-anak kini sudah mulai jarang dilakukan. Bahkan pembacaan dongeng oleh orangtua dan keluarga kini juga sudah jarang dilakukan.

Hal itulah yang membuat Enik Mintarsih atau yang akrab disapa Bunda Enik terpanggil untuk menjadi pendongeng di Kalsel.

Perempuan dua anak yang juga awalnya guru PNS PAUD, namun ia rela meninggalkan pekerjaan dan menekuni menjadi pendongeng di Kalsel.

Tak hanya mendongeng di sekitar tempat tinggalnya di Kabupaten Banjar, ia juga sudah mendongeng dari Kota Banjarmasin dan Banjarbaru.

Baca: Petunjuk Lengkap Cari Formasi, Registrasi & Dokumen ke Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018

"Sekarang yang banyak panggilan mendongeng itu justru di Kota Banjarbaru," ujarnya, Selasa (25/09/2018).

Mendongeng ke anak-anak terangnya tak ada biaya alias gratis. Ia dengan senang hati datang ke masyarakat untuk memberi hiburan dengan dongeng.

Baca: Prediksi & Link Live Streaming RCTI Timnas U-19 Indonesia vs China di PSSI Anniversary Cup 2018

"Banyak, ada ke Sungai Jingah di Banjarmasin, selama ini masih tiga daerah itu saja," ujarnya.

Walau baru tiga daerah, Bunda Enik mengaku juga cukup kesulitan saat harus memenuhi undangan untuk mendongeng ke pelosok-pelosok.

Ia yang juga ketua Kampung Dongeng Intan Provinsi Kalsel ini biasanya juga mengajak anggotanya untuk hadir dan menghibur anak-anak. Namun jika membawa anggota dan peralatan dirinya harus menyewa mobil untuk transportasi.

"Biasanya saya sewa Rp 350 ribu, itu kami kesulitan kadang mendatangi," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved