Ekonomi dan Bisnis

Mobil Terbakar Mendadak, Pengendara Mobil Harus Cek Secara Berkala di Bengkel Resmi

Pada kejadian itu bermula dari munculnya percikan api yang kemudian membesar pada bagian depan mobil yang dikendarai warga Kuin.

Mobil Terbakar Mendadak, Pengendara Mobil Harus Cek Secara Berkala di Bengkel Resmi
Banjarmasinpost.co.id/M maulana
Branch Manager Mitra Suzuki Banjarmasin Banjarbaru, Erwin Dirgantoro Jatmiko. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Branch Manager Mitra Suzuki Banjarmasin Banjarbaru, Erwin Dirgantoro Jatmiko, mengomentari kejadian mendadak terbakarnya satu unit mobil Suzuki X-Over SX4 di Jalan R Soprapto, Banjarmasin, pada Sabtu (22/9/2018) malam.

Pada kejadian itu bermula dari munculnya percikan api yang kemudian membesar pada bagian depan mobil yang dikendarai warga Kuin Banjarmasin, Khairani.

Erwin menyebutkan mobil yang terbakar tersebut merupakan mobil lama yang diproduksi pada 2006.

"Itu mobil sudah sangat lama, tidak tahu sudah tangan ke berapa. Dari plat mobilnya juga bukan dari Kalimantan," ujarnya.

Ia menuturkan biasanya pada kejadian serupa selain karena mobil sudah lama yang mungkin kurang perawatan, juga faktor sudah dimodifikasi dan tidak menggunakan sparepart original.

Baca: Petunjuk Lengkap Cari Formasi, Registrasi & Dokumen ke Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018

Baca: Komentar Pedas Mario Gomez Soal Tewasnya Anggota The Jakmania, Haringga Sirila, Persib vs Persija

Ia menerangkan untuk menjaga kondisi dan mengantisipasi kerusakan pada mobil satu-satunya cara dengan cek secara berkala ke dealer resmi.

"Karena mobil keluaran 2003 ke atas teknologinya sudah beda, zaman dulu masih kalbulator, dan bisa dirawat di bengkel pinggir jalan. Kalau mobil 2003 ke atas yang sudah sistem injeksi, Engine Control Module (ECM), dan sistem komputerisasi," ujar Erwin yang sudah bergelut di dunia otomotif sejak 1998.

Ia menjelaskan seharusnya mobil yang sudah injeksi harus cek ke bengkel resmi paling tidak dua bulan sekali.

"Sekarang biaya servicenya tidak mahal, kalau bengkel resmi bagi mobil yang sudah sistem injeksi tinggal dikomputerkan, tinggal colok alatnya sudah terbaca semua kerusakan," kata dia.

Ia memeberkan satu di antara kelemahan pengendara yakni malas service di bengkel resmi, karena beranggapan biaya perawatannya lebih mahal.

"Padahal di tempat kami Suzuki, dengan mobil yang seperti itu servise rutin paling hanya Rp 500 ribu," bebernya.

Ia menuturkan bila pada mobil baru pasti tidak mungkin terjadi kejadian serupa, sepanjang dalam pengawasan bengkel resmi.(banjarmasinpost.co.id/m maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved