Internet Pintar untuk Buah Hati

Begini Cara Setting YouTube Agar Jadi Tontonan Aman Buat Si Kecil

Channel Badanamu hingga Cocomelon - Nursery Rhymes adalah beberapa channel yang paling banyak dituju

Begini Cara Setting YouTube Agar Jadi Tontonan Aman Buat Si Kecil
m fadli setia rahman
Seorang anak sedang menonton YouTube 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - YouTube adalah tontonan segala usia. Bahkan anak kecil pun suka sekali menonton YouTube terutama film kartun dan lagu-lagu dengan video animasi yang menarik.

Channel Badanamu hingga Cocomelon - Nursery Rhymes adalah beberapa channel yang paling banyak dituju atau ditonton anak-anak usia enam tahun ke bawah.

Namun YouTube menghadirkan banyak tontonan dan para orangtua tentu tak mau seketika channel beralih ke tayangan dewasa saat si kecil sedang asyik menonton YouTube.

Baca: Ini Cara Praktis Pantau dan Awasi Aktivitas Anak di Dunia Maya, Orangtua Wajib Baca!

Pecinta IT Kota Kuala Kapuas, Firmansyah berbagi tips cara setting YouTube agar aman jadi tontonan si kecil.

"Yang saya tahu, caranya cukup mudah, tinggal cari menu setting, general dan aktifkan Restricted Mode," kata lelaki yang akrab disapa Firman tersebut, Selasa (25/9/2018) malam.

Baca: Bagini Alur dan Tatacara Daftar CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Nova Sempat Bingung!

Cara setting YouTube agar jadi tontonan aman buat si kecil
Cara setting YouTube agar jadi tontonan aman buat si kecil (m fadli setia rahman)

Dilanjutkannya, pada Restricted Mode terdapat keterangan Restricted Mode can help hide videos with potentially mature content. No filter is 100% accurate, but it should help you avoid most of this type of content.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Banjarmasin Dibuka, Ini Total Formasi dan Link Sscn.bkn.go.id

Kalau diartikan menjadi Mode Terbatas dapat membantu menyembunyikan video dengan konten yang berpotensi dewasa. Tidak ada filter yang 100% akurat, tetapi akan membantu Anda menghindari sebagian besar jenis konten ini.

"Dari keterangan itu, setidaknya tidak sepenuhnya bisa difilter, namun setidaknya dengan diaktifkannya mode itu, menjadi upaya orangtua untuk memfilter. Lagi pula kalau untuk anak kecil, jarang sampai mengakses kata kunci tertentu yang mengarah ke konten dewasa," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved