Pileg 2019

Parpol Wajib Mendaftarkan Tim Kampanye ke KPU Provinsi

EDY Ariansyah, Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah menjelaskan hingga kemarin KPU sudah dilapori terkait SK pemenangan

Parpol Wajib Mendaftarkan Tim Kampanye ke KPU Provinsi
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - EDY Ariansyah, Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah menjelaskan hingga kemarin KPU sudah dilapori terkait SK pemenangan masing-masing partai politik, termasuk laporan dana awal kampanye (LADK).

"Kami sudah dilapori, dan rata-rata sudah melaporkan. Namun ada sebagian yang masih baru sebagian menyusul kelengkapannya. Tapi secara umum sudah dilaporkan soal LADK," ujarnya, Selasa (25/9).

Disebutkan Edy, dalam surat KPU perihal pelaksanaan kampanye, bahwa partai politik atau gabungan pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden wajib mendaftarkan tim kampanyenya kepada KPU Provinsi menggunakan formulir model K1-Tk.Prov dan tim kampanye tingkat kabupaten kota paling lambat satu hari sebelum masa kampanye menggunakan formulir model K1-Tk-P.Kab/kota dibuat empat rangkap untuk KPU Kalsel, Bawaslu Kalsel, Polri, dan partai politik gabungan sebagai arsip.

Baca: Tata Cara Registrasi & Alur Mendaftar CPNS, Link sscn.bkn.go.id, Pendaftaran CPNS 2018 di Sini!

Baca: Bagini Alur dan Tatacara Daftar CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Nova Sempat Bingung!

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Banjarmasin Dibuka, Ini Total Formasi dan Link Sscn.bkn.go.id

Dijelaskan dia, bukan hanya untuk timses kampanye presiden, tetapi itu juga berlaku juga pelaksanaan kampanye pemilu anggota DPRD Kalsel.

Dimana partai politik peserta pemilu anggota DPRD Kalsel wajib mendaftarkan pelaksana kampanye kepada KPU provinsi untuk pelaksana kampenye di tingkat provinsi, atau KPU kabupaten/kota untuk pelaksanan kampanye di tingkat kabupaten/kota.

Termasuk juga, sebut dia, perihal akun media sosial peserta pemilu tahun 2018 untuk kampanyenya harus didaftarkan.

“Baik itu partai politik untuk peserta pasangan Presiden dan wakil, maupun caleg DPRD caleg persorangan DPD,” katanya.

Dana kampanye dilaporkan dalam bentuk rekening khusus dana kampanye yang dipisahkan dengan rekening keuangan partai politik atau rekening pribadi peserta pemilu.

"Semua sudah melaporkan," urai Edy tanpa merinci besaran LADK nya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved