Berita Tanahbumbu

PT TIA Ajak Media Ke Tambang Batu Bara, Perusahaan Pekerjakan Sebanyak 1.171 Warga Lokal

Sejumlah media melaksanakan kunjungan ke perusahaan Tambang Batubara yang ada di wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

PT TIA Ajak Media Ke Tambang Batu Bara, Perusahaan Pekerjakan Sebanyak 1.171 Warga Lokal
Banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kunjungan Media ke Tambang PT Tunas Inti Abadi (TIA) di Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Sejumlah media melaksanakan kunjungan ke perusahaan Tambang Batubara yang ada di wilayah Kabupaten Tanahbumbu. Perusahaan yang dikunjungi adalah perusahaan PT TIA (Tunas Inti Abadi). Beberapa media yang berkunjung adalah Banjarmasinpost.co.id, dan Kompas TV.

Mereka dipandu untuk melihat kondisi aktivitas pertambangan di perusahaan ini dibawah perusahaan Tiara Marga Trakindo (TMT) yang menaungi ABM. Dimana ABM mempunyai anak perusahaan yang bernama PT Reswara Minerhi Utama dan kembali punya anak perusahaan di MIFA Aceh dan PT TIA Tanahbumbu.

Nah kali ini, kunjungan media ini bertempat di Perusahaan PT TIAPT TIA sendiri merupakan perusahaan yang taat dan patuh pada aturan dan pemerintah daerah. Saat kunjungan, awak media didampingi langsung Direktur Keungan PT ABM, Adrian Erlangga Sjamsul bersama Direktur PT TIA, Dadik Kiswanto.

Kunjungan itu dimulai dengan pemaparan dikantor PT TIA oleh Petinggi PT TIA dan Kontraktornya. Setelah itu, awak media dibawa untuk melihat lokasi pertambangan hingga area reklamasi.

Baca: Jadwal Timnas U-16 Malaysia vs Jepang di Piala Asia U-16 2018 Resmi Ditunda, Pendukung Kecewa

Baca: Jadwal Carabao Cup 2018/2019 Malam Ini - Liverpool vs Chelsea, Arsenal vs Brentford

PT TIA sendiri memiliki luas lahan pertambangan seluas 3.085 ha. Sementara untuk target batubara tahun 2018 sebanyak 4,7 juta ton dirubah menjadi 4,9 juta ton. Pencapaian realisasi target itu hingga September ini sudah mencapai 3,5 juta ton.

"Export marketnya PT TIA adalah India, China, Fhilipina dn Thailand. Ini akan terus berlanjut sesui dengan IUP yng dimiliki hingga 2021 mendatang dan sekarang juga sedang proses perpanjangan lagi," katanya.

Dadik juga menjelaskan, saat ini karyawan yang digunakan lebih ke penduduk lokal. Tepatnya untuk man power hingga 2018 ini PT TIA bersama Kontraktor dan Subkonnya mempekerjakan 1.171 orang lokal dan 505 orang non lokal.

Selain itu, Dadik juga menjelaskan aktivitas pertambngan yang nonstop selama 1 x 24 jam dengan sistem shif per 12 jam. Sementara untuk kawasan tambang, juga harus dikelilingi drainase agar air dari luar tidak bisa masuk selain air hujan. Sebab bila air dari luar masuk, maka area pertambangan akan tenggelam. Di area tambang juga ada area yang paling dalam mines 24 agar air hujan masuk ke wilayh tersebut.

Adrian juga menambahkan, untuk area reklamasi di PT TIA juga sudah 40 persen terlaksana. Bahkan hasil reklamasi tersebut sudah ditumbuhi ditanami pohon di antaranya akasia dan sengon. Itu upaya untuk mengembalikan keadaan kawasan dan kembali menyerahkannya ke pemerintah.

"Hasil reklamasi itu diserahkan ke pemerintah lagi dan bisa dikelola masyarakat untuk dimanfaatkan hasiknya," katanya. (hid)

Halaman
12
Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved